alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Bupati Lantik 24 PNS Jadi Pengawas

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Reformasi birokrasi di lingkungan pemkab mulai digalakkan. Hal itu terlihat dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pegawai negeri sipil (PNS) dalam jabatan administrasi/pengawas. Ada 24 PNS yang dilantik oleh Bupati Drs KH Salwa Arifin di pendapa bupati, kemarin (30/6). Momentum tersebut diharapkan menjadi semangat baru dalam menata aktivitas pemerintahan ke arah yang lebih baik.

Dalam sambutannnya, KH Salwa Arifin mengatakan, pelantikan merupakan proses reformasi birokrasi untuk mendorong kinerja organisasi menjadi lebih baik. Selain itu, pelantikan merupakan upaya untuk menyesuaikan kompetensi PNS dalam jabatan panwas di seluruh tempat. “Yang nantinya sebagian besar akan disetarakan ke dalam jabatan fungsional,” ungkapnya.

Dijelaskannya, penyetaraan pegawai tersebut akan dilakukan pada tahun ini. Tentunya setelah melaksanakan koordinasi dengan kementerian terkait. Hal tersebut merupakan amanat yang harus dilakukan, sehingga nantinya birokrasi akan menjadi lebih ramping dan efisien. “Tujuannya ke sana, untuk perampingan birokrasi. Mempercepat kinerja, memperpendek birokrasi. Dan hal itu yang diinginkan oleh bapak presiden,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepada para pejabat yang baru saja dilantik, ia berharap agar mereka secara cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja barunya. Menyesuaikan diri, menurutnya bukanlah mengikuti suasana dan situasi yang ada. Tetapi, memberikan contoh semangat dan kerja yang keras serta bersungguh-sungguh dalam mengabdikan diri kepada pemerintah daerah. Guna menjawab tuntutan dan tantangan birokrasi dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik. “Peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat, serta dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik. Ini perlu ditunjukkan dengan kinerja yang cepat dan tepat,” terangnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Reformasi birokrasi di lingkungan pemkab mulai digalakkan. Hal itu terlihat dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pegawai negeri sipil (PNS) dalam jabatan administrasi/pengawas. Ada 24 PNS yang dilantik oleh Bupati Drs KH Salwa Arifin di pendapa bupati, kemarin (30/6). Momentum tersebut diharapkan menjadi semangat baru dalam menata aktivitas pemerintahan ke arah yang lebih baik.

Dalam sambutannnya, KH Salwa Arifin mengatakan, pelantikan merupakan proses reformasi birokrasi untuk mendorong kinerja organisasi menjadi lebih baik. Selain itu, pelantikan merupakan upaya untuk menyesuaikan kompetensi PNS dalam jabatan panwas di seluruh tempat. “Yang nantinya sebagian besar akan disetarakan ke dalam jabatan fungsional,” ungkapnya.

Dijelaskannya, penyetaraan pegawai tersebut akan dilakukan pada tahun ini. Tentunya setelah melaksanakan koordinasi dengan kementerian terkait. Hal tersebut merupakan amanat yang harus dilakukan, sehingga nantinya birokrasi akan menjadi lebih ramping dan efisien. “Tujuannya ke sana, untuk perampingan birokrasi. Mempercepat kinerja, memperpendek birokrasi. Dan hal itu yang diinginkan oleh bapak presiden,” ujarnya.

Kepada para pejabat yang baru saja dilantik, ia berharap agar mereka secara cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja barunya. Menyesuaikan diri, menurutnya bukanlah mengikuti suasana dan situasi yang ada. Tetapi, memberikan contoh semangat dan kerja yang keras serta bersungguh-sungguh dalam mengabdikan diri kepada pemerintah daerah. Guna menjawab tuntutan dan tantangan birokrasi dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik. “Peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat, serta dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik. Ini perlu ditunjukkan dengan kinerja yang cepat dan tepat,” terangnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Reformasi birokrasi di lingkungan pemkab mulai digalakkan. Hal itu terlihat dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pegawai negeri sipil (PNS) dalam jabatan administrasi/pengawas. Ada 24 PNS yang dilantik oleh Bupati Drs KH Salwa Arifin di pendapa bupati, kemarin (30/6). Momentum tersebut diharapkan menjadi semangat baru dalam menata aktivitas pemerintahan ke arah yang lebih baik.

Dalam sambutannnya, KH Salwa Arifin mengatakan, pelantikan merupakan proses reformasi birokrasi untuk mendorong kinerja organisasi menjadi lebih baik. Selain itu, pelantikan merupakan upaya untuk menyesuaikan kompetensi PNS dalam jabatan panwas di seluruh tempat. “Yang nantinya sebagian besar akan disetarakan ke dalam jabatan fungsional,” ungkapnya.

Dijelaskannya, penyetaraan pegawai tersebut akan dilakukan pada tahun ini. Tentunya setelah melaksanakan koordinasi dengan kementerian terkait. Hal tersebut merupakan amanat yang harus dilakukan, sehingga nantinya birokrasi akan menjadi lebih ramping dan efisien. “Tujuannya ke sana, untuk perampingan birokrasi. Mempercepat kinerja, memperpendek birokrasi. Dan hal itu yang diinginkan oleh bapak presiden,” ujarnya.

Kepada para pejabat yang baru saja dilantik, ia berharap agar mereka secara cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja barunya. Menyesuaikan diri, menurutnya bukanlah mengikuti suasana dan situasi yang ada. Tetapi, memberikan contoh semangat dan kerja yang keras serta bersungguh-sungguh dalam mengabdikan diri kepada pemerintah daerah. Guna menjawab tuntutan dan tantangan birokrasi dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik. “Peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat, serta dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik. Ini perlu ditunjukkan dengan kinerja yang cepat dan tepat,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/