Mirisnya Tandon Cuci Tangan Habis

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ada dua tandon air untuk cuci tangan di Alun-Alun Bondowoso. Sayangnya, tandon air itu didapati dengan kondisi yang tak baik. Seperti tidak bersih kondisinya. Airnya juga tidak keluar. Di samping itu, tandon tersebut tidak dilengkapi sabun.
Menanggapi hal tersebut, Plt Kalaksa BPBD Bondowoso Adi Sunaryadi mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah mengisi air tandon itu dua hari sekali. “Sudah rutin kami isi ulang dua hari sekali. Tetapi, memang kami tidak bisa mengawasi penggunaannya 24 jam nonstop,” beber Adi.
Adi mengatakan, hilangnya sabun cuci tangan ataupun cepat habisnya air dimanfaatkan oknum-oknum yang tak bertanggung jawab. Mereka memanfaatkan fasilitas cuci tangan tak hanya untuk mencuci tangan. “Tapi ada yang memanfaatkan sebagai tempat cuci piring dan sebagainya. Ini yang seharusnya, fasilitas publik harus punya rasa memiliki di semua kalangan. Jadi, bisa dimanfaatkan sebagaimana fungsinya,” kata Adi.
Lebih jauh, untuk barang-barang yang hilang macam tempat sabun, BPBD tidak bisa serta-merta menggantinya. Adi menambahkan, penempatan fasilitas cuci tangan itu juga untuk edukasi warga agar hidup bersih dan sehat.
“Cuci tangan dengan sabun merupakan cara terbaik dalam mencegah penularan Covid-19. Keberadaan wastafel portable agar warga dapat menjaga kebersihan saat di luar rumah, dan tak hanya pemasangan tempat cuci tangan, BPBD bersama instansi terkait juga melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat,” pungkasnya.