alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Menakar PPKM Mikro, Mulai Efektif Ubah Status Zona.

Pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro tampaknya mulai membuahkan hasil. Di Bondowoso, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, kemarin, mulai banyak wilayah kecamatan yang zona hijau.

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – PPKM mikro diberlakukan di seluruh daerah di Indonesia. Hal ini setelah angka Covid-19 naik lagi. Di Bondowoso, PPKM mikro juga diberlakukan. Dampaknya terbilang bagus. Sebab, sudah tidak ada zona merah dan oranye. Hanya ada zona kuning 8 kecamatan. Sedangkan 17 kecamatan sudah zona hijau.

Meskipun sudah banyak desa bahkan kecamatan yang menjadi zona hijau, penerapan PPKM skala mikro itu bakal tetap dilanjutkan ke depannya. Hal ini diutarakan Sekretaris BPBD Adi Sunaryadi. “Masih akan terus dilanjutkan, karena tujuan pembentukan posko PPKM untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 sampai tuntas,” ujar Adi kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Lebih jauh, Adi menambahkan, pengendalian PPKM tersebut hingga akar rumput warga. “Pengendalian kali ini sampai ke tingkat RT. Maka dari itu, disebut PPKM skala mikro,” ungkap Adi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hingga saat ini sudah ada 219 desa dan kelurahan yang mendirikan posko satgas PPKM mikro di Kota Tape. Pendirian posko PPKM itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021. Mendagri menginstruksikan PPKM mikro agar diberlakukan secara ketat hingga ke tingkat desa. Pelaksanaannya melibatkan banyak pihak. Mulai dari bhabinkamtibmas, babinsa, tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga pihak lainnya.

Pendirian posko PPKM mikro di Bondowoso mulai digiatkan sejak 19 Februari lalu. Padahal, penerapan PPKM mikro berlaku hanya 10 hari. Sejak tanggal 12 hingga 22 Februari 2020. Namun, hingga sekarang tetap dilanjutkan lagi.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – PPKM mikro diberlakukan di seluruh daerah di Indonesia. Hal ini setelah angka Covid-19 naik lagi. Di Bondowoso, PPKM mikro juga diberlakukan. Dampaknya terbilang bagus. Sebab, sudah tidak ada zona merah dan oranye. Hanya ada zona kuning 8 kecamatan. Sedangkan 17 kecamatan sudah zona hijau.

Meskipun sudah banyak desa bahkan kecamatan yang menjadi zona hijau, penerapan PPKM skala mikro itu bakal tetap dilanjutkan ke depannya. Hal ini diutarakan Sekretaris BPBD Adi Sunaryadi. “Masih akan terus dilanjutkan, karena tujuan pembentukan posko PPKM untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 sampai tuntas,” ujar Adi kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Lebih jauh, Adi menambahkan, pengendalian PPKM tersebut hingga akar rumput warga. “Pengendalian kali ini sampai ke tingkat RT. Maka dari itu, disebut PPKM skala mikro,” ungkap Adi.

Hingga saat ini sudah ada 219 desa dan kelurahan yang mendirikan posko satgas PPKM mikro di Kota Tape. Pendirian posko PPKM itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021. Mendagri menginstruksikan PPKM mikro agar diberlakukan secara ketat hingga ke tingkat desa. Pelaksanaannya melibatkan banyak pihak. Mulai dari bhabinkamtibmas, babinsa, tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga pihak lainnya.

Pendirian posko PPKM mikro di Bondowoso mulai digiatkan sejak 19 Februari lalu. Padahal, penerapan PPKM mikro berlaku hanya 10 hari. Sejak tanggal 12 hingga 22 Februari 2020. Namun, hingga sekarang tetap dilanjutkan lagi.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – PPKM mikro diberlakukan di seluruh daerah di Indonesia. Hal ini setelah angka Covid-19 naik lagi. Di Bondowoso, PPKM mikro juga diberlakukan. Dampaknya terbilang bagus. Sebab, sudah tidak ada zona merah dan oranye. Hanya ada zona kuning 8 kecamatan. Sedangkan 17 kecamatan sudah zona hijau.

Meskipun sudah banyak desa bahkan kecamatan yang menjadi zona hijau, penerapan PPKM skala mikro itu bakal tetap dilanjutkan ke depannya. Hal ini diutarakan Sekretaris BPBD Adi Sunaryadi. “Masih akan terus dilanjutkan, karena tujuan pembentukan posko PPKM untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 sampai tuntas,” ujar Adi kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Lebih jauh, Adi menambahkan, pengendalian PPKM tersebut hingga akar rumput warga. “Pengendalian kali ini sampai ke tingkat RT. Maka dari itu, disebut PPKM skala mikro,” ungkap Adi.

Hingga saat ini sudah ada 219 desa dan kelurahan yang mendirikan posko satgas PPKM mikro di Kota Tape. Pendirian posko PPKM itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021. Mendagri menginstruksikan PPKM mikro agar diberlakukan secara ketat hingga ke tingkat desa. Pelaksanaannya melibatkan banyak pihak. Mulai dari bhabinkamtibmas, babinsa, tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga pihak lainnya.

Pendirian posko PPKM mikro di Bondowoso mulai digiatkan sejak 19 Februari lalu. Padahal, penerapan PPKM mikro berlaku hanya 10 hari. Sejak tanggal 12 hingga 22 Februari 2020. Namun, hingga sekarang tetap dilanjutkan lagi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/