alexametrics
28.4 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Persoalan RTLH Tahun Lalu Masih Jadi Kendala

Komisi III Kunker ke Dinas Perkim

Mobile_AP_Rectangle 1

Disinggung mengenai evaluasi terhadap Dinas Perkim, pihaknya tak memungkiri, anggaran tahun lalu harus dipangkas karena refocusing. “Satu hal yang paling besar kemarin 2020 adalah target kinerja Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Karena dananya kena refocusing Covid-19,” papar politisi partai PKB ini.

Dia menambahkan, dalam kunker itu Dinas Perkim menjabarkan bahwa masih ada target bagi renovasi RLTH untuk rumah warga kurang mampu. “Ada dana lain yang masuk, dari APBN. Targetnya, di Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 ada sekitar seribu rumah yang harus diselesaikan,” ucapnya.

Sementara itu, di lain sisi M. Asnawi Sabil, Kepala Dinas Perkim, membenarkan bahwa ada kendala tahun 2020 kemarin. Lantaran refocusing dana Covid-19. “Untuk pembangunan memang ada kendala. Ya harus menyesuaikan juga di SIPD. Kami juga menunggu lebih lanjut BPKAD dengan arahannya seperti apa ke depannya. Juga segera menyesuaikan,” pungkas Sabil.

- Advertisement -

Disinggung mengenai evaluasi terhadap Dinas Perkim, pihaknya tak memungkiri, anggaran tahun lalu harus dipangkas karena refocusing. “Satu hal yang paling besar kemarin 2020 adalah target kinerja Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Karena dananya kena refocusing Covid-19,” papar politisi partai PKB ini.

Dia menambahkan, dalam kunker itu Dinas Perkim menjabarkan bahwa masih ada target bagi renovasi RLTH untuk rumah warga kurang mampu. “Ada dana lain yang masuk, dari APBN. Targetnya, di Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 ada sekitar seribu rumah yang harus diselesaikan,” ucapnya.

Sementara itu, di lain sisi M. Asnawi Sabil, Kepala Dinas Perkim, membenarkan bahwa ada kendala tahun 2020 kemarin. Lantaran refocusing dana Covid-19. “Untuk pembangunan memang ada kendala. Ya harus menyesuaikan juga di SIPD. Kami juga menunggu lebih lanjut BPKAD dengan arahannya seperti apa ke depannya. Juga segera menyesuaikan,” pungkas Sabil.

Disinggung mengenai evaluasi terhadap Dinas Perkim, pihaknya tak memungkiri, anggaran tahun lalu harus dipangkas karena refocusing. “Satu hal yang paling besar kemarin 2020 adalah target kinerja Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Karena dananya kena refocusing Covid-19,” papar politisi partai PKB ini.

Dia menambahkan, dalam kunker itu Dinas Perkim menjabarkan bahwa masih ada target bagi renovasi RLTH untuk rumah warga kurang mampu. “Ada dana lain yang masuk, dari APBN. Targetnya, di Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 ada sekitar seribu rumah yang harus diselesaikan,” ucapnya.

Sementara itu, di lain sisi M. Asnawi Sabil, Kepala Dinas Perkim, membenarkan bahwa ada kendala tahun 2020 kemarin. Lantaran refocusing dana Covid-19. “Untuk pembangunan memang ada kendala. Ya harus menyesuaikan juga di SIPD. Kami juga menunggu lebih lanjut BPKAD dengan arahannya seperti apa ke depannya. Juga segera menyesuaikan,” pungkas Sabil.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/