KALIWATES, Radar Jember - Langkah gagah ditunjukkan skuad Macan Raung (julukan Persid) usai memastikan diri menggenggam tiket ke putaran nasional.
Keberhasilan menduduki posisi ketiga di zona Jawa Timur bukan sekadar angka, melainkan pernyataan sikap bahwa Persid Jember telah kembali ke peta persaingan elit sepakbola tanah air.
Atmosfer optimisme menyelimuti Hall Prajamukti saat rombongan disambut bak pahlawan.
Baca Juga: Ramadhan 2026: Ponpes di Jelbuk Jember Ini Sudah Tarawih Senin Malam, Ini Penjelasannya!
Kepercayaan diri tim besutan Ardi Pujo Prabowo ini melonjak drastis setelah melihat progres performa yang konsisten.
Dengan status sebagai tim yang sulit dikalahkan, Persid kini bertransformasi menjadi "kuda hitam" yang paling diwaspadai di putaran nasional mendatang.
Dukungan penuh dari pemerintah daerah menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain untuk terbang lebih tinggi.
Baca Juga: Wamendagri Bima Arya ke Gus Fawait: Memimpin Lebih Sulit daripada saat Kampanye
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan perjuangan pemain berhenti di tengah jalan.
Dukungan moral dan materiil telah disiapkan guna memastikan fokus pemain hanya pada si kulit bundar di lapangan hijau.
Hal ini dilakukan agar motivasi tim tetap berada di level tertinggi saat bersaing dengan klub-klub kuat dari provinsi lain.
Baca Juga: Update Dampak Banjir Jember 2026: 7.445 KK Terdampak, Ratusan Mengungsi, 1 Meninggal Dunia
“Penantian selama 20 tahun akhirnya terjawab. Tekad yang kuat dari anak-anak muda kita di Persid membuktikan bahwa hari ini mereka bisa masuk Liga 4 Nasional dan menjadi juara tiga. Ini prestasi yang luar biasa,” kata Gus Fawait, saat menyambut kedatangan Persid Jember, di Hall Prajamukti Kantor Pemkab Jember, Senin malam (16/2/2026).
Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Persid Jember Ardi Pujo Prabowo menyatakan kesiapan timnya.
Meski awalnya berangkat dengan komposisi pemain yang pas-pasan, ia bertekad untuk terus membawa Skuad Macan Raung menjadi salah klub yang diperhitungkan di pentas nasional.
“Alhamdulillah, ini hasil komunikasi yang baik antara yayasan, manajemen, pelatih, dan pemain. Persiapan kami kurang lebih hanya satu bulan, bahkan masih dalam tahap seleksi. Namun kerja tim yang solid membuat kami bisa sampai di titik ini,” pungkas Ardi. (mau)
Editor : M. Ainul Budi