Terkendala Medan Sulit, Evakuasi Fortuner Tertabrak Kereta di Jember Dijadwalkan Hari Ini

Jumai RJ • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 04:24 WIB
KESULITAN JALUR EVAKUASI: Rencana evakuasi mobil Toyota Fortuner P 1236 HY disopiri Yusril Nur Ibnu, yang tertabrak KA Ijen Ekspres rencana dievakuasi Senin (12/10), hari ini. (JUMAI/RADAR JEMBER)
KESULITAN JALUR EVAKUASI: Rencana evakuasi mobil Toyota Fortuner P 1236 HY disopiri Yusril Nur Ibnu, yang tertabrak KA Ijen Ekspres rencana dievakuasi Senin (12/10), hari ini. (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Pascakecelakaan di perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul pada Kamis (18/9) pukul 12.00 wib lalu, kini bangkai Toyota Fortuner P 1236 HY, disopiri Yusril Nur Ibnu, 22, warga Dusun Blokmundu, Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari rencana dievakuasi hari ini Senin (12/10) pagi.

Lamanya proses evakuasi mobil Toyota yang hancur akibat tertabrak KA hingga terseret 700 dari TKP mengalami cukup parah.

Apalagi letak mobil saat itu berada di pinggir lintasan KA yang sulit untuk dievakuasi. Namun, sebelum evakuasi lanjutan, posisi mobil yang hancur itu sudah naik dari lintasan keatas.

Baca Juga: Tembus 193 Ribu Ton, Serapan Gabah Bulog Jember Melampaui Target Tahunan 2026

Posisinya sudah berada di atas lintasan KA. Tetapi untuk membawa bangkai mobil oleh keluarga korban cukup sulit. Selain untuk menuju lokasi cukup jauh dan banyak tiang telepon serta patok besi yang terpasang dari potongan rel.

Rully, petugas derek dari Maharani Jember mengaku kesulitan saat pemilik mobil meminta bantuan untuk mengevakuasi.

Sehingga harus mengecek terlebih dulu lokasi mobil yang hendak dievakuasi. Sebelum mengevakuasi harus ngecek dulu medannya.

Ternyata menuju lokasi mobil cukup sulit medannya. Karena jalan sempit dan ada beberapa patok dari besi.

"Sehingga harus berkoordinasi dengan PT KAI dulu. Karena tanah di sekitar rel KA itu milik PT KAI Daop IX Jember. Setelah koordinasi, pihak KAI melakukan pembersihan patok besi dan tiang telepon yang menuju lokasi mobil yang akan dievakuasi. Rencana hari ini Senin (12/10) kalau masih belum selesai bersih- bersihnya maka evakuasi akan ditunda Selasa (13/10),” jelas Rully.

Baca Juga: Anak Putus Sekolah di Baratan Jember Akhirnya Punya Akta Kelahiran, Bisa Mengakses Bansos

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, masih banyak yang penasaran dengan kondisi mobil yang tertabrak kereta hingga hancur.

Beberapa warga datang untuk melihat mobil Toyota yang hancur. Mobilnya sudah siap dievakuasi, tetapi medannya yang sulit untuk mobil derek masuk ke lokasi. (jum/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
laka kereta Evakuasi Jember KAI kecelakaan kereta api