Mobil Tertabrak KA Ijen Ekspres di Tanggul Jember, Mahasiswa Yordania Meninggal

Jumai RJ • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 17:27 WIB
TRAGIS: Mobil Fortuner yang tertabrak KA Ijen Ekspres menjadi keprihatinan warga setempat. Dalam insiden tersebut, sang sopir meninggal dunia di tempat, kemarin (17/9). (JUMAI/RADAR JEMBER)
TRAGIS: Mobil Fortuner yang tertabrak KA Ijen Ekspres menjadi keprihatinan warga setempat. Dalam insiden tersebut, sang sopir meninggal dunia di tempat, kemarin (17/9). (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Mobil Toyota Fortuner putih yang melintas di perlintasan sebidang Desa Gambirono, Kecamatan Tanggul tak mampu menghindari KA Ijen Ekspres yang melaju dari arah Malang menuju Ketapang.

Mobil warna putih itu terseret sekitar satu kilometer. Pengemudinya, Yusril Nur Ibnu, warga Umbulsari, meninggal dunia.

Kecelakaan maut terjadi, kemarin (17/9) sekitar pukul 12.00. Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember Ipda Tommy Nur Alamsyah mengatakan, kecelakaan bermula ketika mobil Fortuner melintasi perlintasan sebidang.

Baca Juga: Banyuwangi-Jember Bakal Terhubung Tol Langsung? Ini Fakta Sebenarnya soal Tol Prosiwangi

Pada saat bersamaan, KA Ijen Ekspres melaju dari arah Malang menuju Ketapang. “Jadi tidak tahu kalau ada kereta Ijen Ekspres dari Malang-Ketapang Banyuwangi lewat,” kata Tommy.

Kerasnya benturan membuat mobil terseret oleh rangkaian kereta. Kendaraan tersebut bahkan terseret sekitar satu kilometer dari titik awal kecelakaan. Jenazah Yusril kemudian dievakuasi ke Puskesmas Bangsalsari.

Pihak keluarga juga telah berada di puskesmas untuk mengurus jenazah. “Sopir meninggal dunia akibat luka parah karena terjepit di kabin mobil,” ujarnya

Dari informasi keluarga, Yusril diketahui merupakan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Yordania. Saat kecelakaan terjadi, korban tengah berada di Jember karena sedang libur.

Tommy juga menyoroti kondisi perlintasan tempat kecelakaan. Menurut dia, lokasi tersebut sebenarnya telah memiliki palang pintu.

Baca Juga: Ini Nama-nama Korban asal Jember Dari Tragedi Tenggelamnya Kapal Virgo

Namun, tidak ada petugas yang berjaga di sana. “Kondisi lalu lintas di situ sepi, kemungkinan yang bersangkutan tidak tahu ada kereta lewat karena tidak ada penjaga,” ujarnya.

Keberadaan palang pintu tanpa petugas tersebut menjadi perhatian setelah kecelakaan. Tommy menyebut palang pintu di lokasi telah tersedia sekitar dua tahun, tetapi sampai sekarang belum ada petugas yang berjaga.

KAI, lanjut Tommy, telah berada di lokasi kejadian. Selanjutnya, akan dilakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) terkait kondisi perlintasan tersebut.

“Kami tidak bosan mengimbau karena dua minggu lalu juga kejadian satu kilometer di sebelah timurnya yang tidak ada penjaga palang pintunya,” katanya.

Karena itu, masyarakat yang hendak melewati perlintasan sebidang, khususnya yang tidak memiliki petugas, diminta meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga: KMP Virgo Tenggelam, Tiga Warga Jember Masih Menanti Kabar

Pengendara disarankan menghentikan kendaraan sebelum rel, kemudian memastikan kondisi jalur dari kedua arah benar-benar aman sebelum melintas. “Berhenti sebelum melintasi, noleh kanan kiri,” ujar Tommy. (jum/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
laka kereta KA ijen ekspres Jember KAI Daop 9 Jember perlintasan kereta api