Radar Jember – Truk tronton bernopol N 8606 UA nyaris terguling di Jalan Nasional Desa Garahan, Kecamatan Silo, Selasa (18/8) sekitar pukul 04.00.
Truk bermuatan triplekss tersebut nyaris terguling setelah sopir melakukan pengereman mendadak untuk menghindari kendaraan dari arah berlawanan.
Beruntung, tronton yang melaju dari arah Jember menuju Banyuwangi untuk mengirim muatan triplekss tersebut tidak sampai terguling.
Baca Juga: Thunder Dilarang, Vixion Bermunculan! Intip Akal Cerdik Pedagang Bensin Eceran Antre BBM di Jember
Sebelumnya, tronton melaju pelan dari arah utara. Sesampainya di jalan yang menikung dan memiliki kemiringan, sopir mengambil haluan ke kanan untuk menghindari bagian jalan yang miring.
Namun, dari arah berlawanan muncul sebuah truk. Sopir tronton kemudian melakukan pengereman mendadak untuk menghindari tabrakan.
“Setelah mengerem mendadak, tronton bermuatan tripleks langsung miring ke kiri. Muatan tripleks di atas bak tidak kembali karena bebannya berat,” kata Sucipto, 48, sopir tronton asal Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.
Muatan triplekss yang berada di atas bak kemudian ikut miring dan hampir roboh.
Warga yang berada di sekitar lokasi membantu sopir memasang balok kayu sebagai penyangga di sisi kiri muatan agar tidak terjatuh.
Baca Juga: Dari Jember Kembali Guncang Korsel! Perjalanan Dahsyat Megawati Hangestri
“Karena posisinya sudah miring dan hampir terguling, harus dipasang penyangga dari balok. Kebetulan posisi truk berada di jalan yang menikung dan miring,” ujar Sucipto.
Sementara itu, Aipda Dwi Cahyo Utomo, Kanitlantas Polsek Silo, mengatakan, tronton tersebut nyaris terguling karena sopir melakukan pengereman mendadak untuk menghindari tabrakan.
“Saat melakukan pengereman, muatan tripleks miring ke kiri hingga nyaris roboh. Sopir dibantu warga memasang balok kayu agar tronton tidak terguling,” kata Cahyo.
Untuk mengembalikan posisi tronton agar kembali tegak, petugas mendatangkan bengkel. Tronton kemudian didongkrak dan diperbaiki oleh teknisi hingga akhirnya dapat kembali ke posisi semula.
Selama proses penanganan, arus lalu lintas di lokasi diberlakukan sistem buka tutup. Sebab, posisi tronton berada di jalan menikung dan sebagian bodinya melewati garis marka tengah.
Baca Juga: Rich Village Jember raih penghargaan The Sustainable Property Development Excellence, RJ Award 2026
“Setelah dilakukan perbaikan oleh teknisi, akhirnya bisa teratasi,” pungkas Cahyo. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh