Sering Buat Truk Terguling! Ini Imbauan Penting Kepolisian saat Melintasi Titik Rawan Kecelakaan Jalur Gumitir

Jumai RJ • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 05:36 WIB
GANGGU PENGGUNA JALAN: Truk tebu terguling di Jalur Gumitir, kemarin Selasa (18/8). (JUMAI/RADAR JEMBER)
GANGGU PENGGUNA JALAN: Truk tebu terguling di Jalur Gumitir, kemarin Selasa (18/8). (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Kecelakaan truk di jalur Gumitir bukan kali pertama terjadi. Jalur yang memiliki banyak tikungan tajam, tanjakan, turunan, serta kondisi jalan yang berkelok tersebut memang membutuhkan konsentrasi tinggi dari pengemudi.

Kecelakaan tunggal, khususnya yang melibatkan kendaraan angkutan barang atau truk, juga beberapa kali terjadi di jalur tersebut. Faktor kondisi kendaraan maupun kemampuan pengemudi dalam mengantisipasi medan jalan menjadi hal yang perlu mendapat perhatian.

Karena itu, kepolisian mengimbau seluruh pengemudi, terutama sopir truk dan kendaraan angkutan barang, agar tidak hanya mengandalkan kemampuan mengemudi. Kondisi kendaraan juga harus dipastikan benar-benar prima sebelum memasuki jalur Gumitir.

Baca Juga: Penguatan 3H (Halal, Health, Hygiene)dan Tata Kelola Usaha Dorong UMKM di Tempurejo Jember Naik Kelas

Pengemudi disarankan melakukan pemeriksaan kendaraan terlebih dahulu, terutama komponen yang berkaitan langsung dengan keselamatan. Di antaranya sistem pengereman, kopling, kondisi mesin, lampu, ban, hingga bagian kendaraan yang berhubungan dengan bak dan muatan.

Pemeriksaan tersebut penting dilakukan karena kendaraan akan menghadapi medan yang cukup berat ketika melintasi Gumitir. Kondisi jalan yang menanjak, menurun dan menikung membutuhkan kendaraan dengan sistem pengereman serta mesin yang benar-benar dalam kondisi baik.

"Pengemudi harus waspada dan memahami kondisi kendaraannya. Sebelum masuk jalur Gumitir, sebaiknya dilakukan pengecekan terlebih dahulu, terutama rem, kopling, lampu, mesin, ban dan komponen lainnya," imbau Cahyo.

Selain kondisi kendaraan, pengemudi juga diminta tidak memaksakan kendaraan apabila mengalami gangguan teknis. Jika ditemukan masalah pada kendaraan sebelum memasuki jalur Gumitir, sebaiknya dilakukan perbaikan terlebih dahulu untuk mencegah kecelakaan di tengah perjalanan.

Pengemudi juga diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Jangan sampai kendaraan melaju terlalu cepat ketika memasuki tikungan, terutama saat membawa muatan berat. Beban kendaraan juga harus diperhatikan agar tidak melebihi kemampuan kendaraan.

Baca Juga: Bupati Fawait Pimpin Groundbreaking KNMP! Ini 3 Desa Pesisir Jember yang Disulap Jadi Sentra Modern

Kewaspadaan pengemudi dinilai semakin penting karena jalur Gumitir tidak memiliki jalur alternatif yang mudah digunakan ketika terjadi kecelakaan. Ketika sebuah truk terguling dan menutup sebagian atau seluruh badan jalan, arus lalu lintas Jember-Banyuwangi dapat terganggu.

Kondisi tersebut tentu berdampak kepada pengguna jalan lainnya. Kendaraan yang hendak melintas dari Jember menuju Banyuwangi maupun sebaliknya bisa mengalami antrean panjang apabila proses evakuasi membutuhkan waktu lama.

Terlebih jika kecelakaan terjadi pada titik jalan yang sempit dan menikung. Petugas harus melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas sekaligus mengevakuasi kendaraan serta muatan yang tercecer di badan jalan.

"Kalau terjadi kecelakaan di Gumitir, tentu pengendara lain ikut terganggu karena jalur ini merupakan akses utama dan tidak ada jalan alternatif yang bisa dengan mudah digunakan," ujar Cahyo.

Karena itu, kepolisian kembali mengingatkan para pengemudi yang hendak melintas di jalur Gumitir untuk tidak menganggap remeh kondisi medan.

Pengemudi harus memastikan kondisi fisik dalam keadaan baik, kendaraan laik jalan, muatan aman, serta tidak memaksakan diri ketika menghadapi kondisi kendaraan yang bermasalah.

Baca Juga: Edukasi Usia Emas! Lebih dari 20 Ribu Anak Telah Ikuti Pelatihan Dokter Kecil RS Bina Sehat Jember

Dengan pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan dan kewaspadaan selama melintas, kecelakaan yang disebabkan faktor teknis maupun kelalaian pengemudi diharapkan dapat diminimalkan.

"Lebih baik mengecek kondisi kendaraan sebelum masuk Gumitir daripada mengalami gangguan atau kecelakaan di tengah jalur. Keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainnya harus menjadi yang utama," pungkas Cahyo. (jum/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
Jember rawan kecelakaan Lakalantas Jalur Gumitir truk terguling