RAMBIPUJI, Radar Jember – Keinginan cepat sampai kadang malah bikin perjalanan berakhir petaka. Seperti kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Rambipuji, Kab. Jember Minggu (10/5) sekitar pukul 18.30.
Maksud hati ingin menyalip truk, eh ternyata justru tertabrak truk dari arah berlawanan.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernopol P 6473 HS yang dikendarai Muhammad Arifin, 18, warga Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, dengan truk diesel bernopol P 8389 VI yang dikemudikan Sukadi, 59, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo.
Baca Juga: Update Laka Lantas Jember: Putar Balik, Honda Mobilio Tertabrak Pemotor
Peristiwa yang terjadi tepat di depan Puskesmas Rambipuji itu menewaskan penumpang motor, Febri Andreanto, 31, warga Dusun Kaliputih, Kecamatan Rambipuji.
Korban meninggal di lokasi akibat luka parah di bagian kepala.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, motor Honda Beat melaju dari arah barat ke timur. Saat tiba di jalan menikung ke kiri, pengendara nekat mengambil jalur kanan untuk mendahului truk di depannya.
Apesnya, saat manuver dilakukan, dari arah timur muncul truk diesel.
Karena motor sudah terlanjur keluar marka jalan, tabrakan “adu banteng” pun terjadi di depan pintu masuk Puskesmas Rambipuji. Benturan keras membuat motor dan para korban terpental ke aspal.
Ipda Tommy Nur Alamsyah, Kanit Laka Satlantas Polres Jember, mengatakan kecelakaan terjadi akibat pengendara kurang memperhatikan kondisi jalan saat mendahului kendaraan lain.
“Pengendara motor mendahului truk di depannya di jalan menikung. Saat bersamaan muncul truk dari arah berlawanan hingga terjadi benturan,” ujarnya.
Menurut Tommy, kecelakaan semacam ini masih sering terjadi karena pengendara memaksakan menyalip tanpa memperhitungkan kondisi lalu lintas dari arah depan. “Akibat kejadian tersebut, penumpang motor meninggal dunia karena luka parah di bagian kepala,” pungkasnya. (jum/dwi)
Editor : M. Ainul Budi