BARATAN, Radar Jember – Seorang relawan pengatur lalu lintas atau yang kerap disebut “pak ogah” menjadi korban tabrak lari di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Patrang, Senin (27/4) malam.
Korban diketahui bernama Dimas Dwi Hadi Saputra (26), warga Jalan Supriyadi, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang.
Ia tertabrak kendaraan roda empat saat membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar perlintasan kereta api.
Baca Juga: Update KDMP Terbaru: Giliran Pikap India Sudah di Bondowoso
Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.15 WIB di jalur utama Jember–Bondowoso, tepatnya di dekat pintu perlintasan KA.
Saat itu, korban berada di tengah jalan untuk mengatur kendaraan dari arah selatan dan utara, termasuk arus kendaraan yang keluar dari Jalan Rembangan.
Namun nahas, saat berada di tengah garis marka, sebuah mobil yang melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi menabrak korban.
Usai menabrak, pengemudi kendaraan tersebut langsung melarikan diri ke arah utara tanpa memberikan pertolongan.
Akibat benturan keras, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan tangan. Korban sempat mendapatkan perawatan, namun nyawanya tidak tertolong.
Kanitlaka Satlantas Polres Jember, Ipda Tommy Nur Alamsyah, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban saat itu tengah membantu mengurai kepadatan lalu lintas di lokasi.
“Korban berada di tengah jalan untuk mengatur kendaraan. Tiba-tiba ditabrak mobil yang melaju kencang. Setelah kejadian, pengemudi langsung kabur,” ujarnya.
Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kendaraan dan pengemudi yang terlibat dalam insiden tersebut. Polisi juga mengimbau pelaku untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. (jum/dwi)
Editor : M. Ainul Budi