Radar Jember – Akibat sopir menghindari jalan yang miring, sebuah truk Fuso bermuatan tebu mengalami kecelakaan di selokan tikungan Mbah Singo.
Laka itu terjadi saat truk hendak mengirim tebu ke IGG di Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.
Kecelakaan itu terjadi di tikungan Mbah Singo, Km 36.800, Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, pukul 16.00, Selasa (27/5/2025).
Kecelakaan sebelumnya menimpa dua truk yang terguling di lokasi yang sama, hingga Jalur Gumitir penghubung Jember-Banyuwangi lumpuh pada Minggu (25/5) dan Senin (26/5).
Truk Fuso kali ini bermuatan puluhan ton tebu, bernopol P 9971 UR, disopiri oleh Slamet, 70, warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.
Beruntung truk tidak sampai terguling
Setelah lolos di tikungan pertama Mbah Singo itu, truk Fuso itu tiba-tiba oleng ke kanan di jalan yang cukup miring.
Sopir langsung reflek dan banting setir ke kiri.
Nahas, saat banting setir ke kiri, bagian roda depan dan belakang sebelah kiri terperosok di selokan.
Truk dengan muatan tebu itu pun terperosok di selokan yang cukup dalam.
Bahkan kondisi truk yang bagian bannya sudah di dalam selokan hingga bersandar pada tebing Gunung Gumitir, di sebelah kiri jalan.
Truk besar dengan muatan tebu yang sudah terlanjur berada di belakang truk nahas itu akhirnya memilih berhenti.
Sebab, posisi truk berada di jalan aspal yang miring.
Sopir memilih memarkir di pinggir jalan sambil menunggu pengawalan dari Relawan Gumitir atau awe-awe.
Setelah ada pengendara yang berani melintas, akhirnya diikuti oleh truk lain.
Terlihat juga puluhan truk memilih parkir sebelum naik Jalur Gumitir setelah mendengar informasi ada truk terperosok di tikungan Mbah Singo.
Setelah ada sopir truk yang berani melintas, puluhan truk yang parkir itu akhirnya naik.
Rencana proses evakuasi truk itu sedianya akan dilakukan pagi hari.
Ternyata proses dilakukan dengan cara ditarik menggunakan tronton dari arah Jember.
Sekitar pukul 20.00 malam, akhirnya Fuso yang disopiri Slamet, asal Kalibaru, Banyuwangi, itu berhasil dievakuasi.
Kanitlantas Polsek Silo Aipda Dwi Cahyo Utomo mengatakan, kecelakaan tunggal di tikungan Mbah Singo mulai terjadi, yang menjadi korbannya truk bermuatan berat dan tinggi.
“Memang awalnya sempat dilakukan penutupan jalan yang retak, tetapi tidak lama lagi ada retakan baru,” kata Cahyo.
Bahkan mulai dari tikungan pertama ada retakan dan kondisinya miring.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata mengatakan, di lokasi ada retakan.
“Kondisi jalannya miring. Paling rawan kecelakaan itu truk bermuatan berat seperti truk tebu,” katanya.
Dalam tiga Minggu terakhir sudah 5 kali kecelakaan, termasuk truk yang terperosok di selokan.
Disebabkan sopir mengambil haluan ke kiri, setelah sopir truk mengaku tiba-tiba oleng ke kanan di jalan yang miring. “Setelah banting setir, justru truk terperosok di dalam selokan,” katanya.
Akibat seringnya kecelakaan di tikungan Mbah Singo, pihaknya sudah menyampaikan permasalahan ini ke Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi dan diteruskan dengan surat ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). (jum/c2/nur)
Baca Juga: Hati-Hati! Tikungan Mbah Singo di Jalur Gumitir Jember Semakin Miring, Ditambah Muncul Retakan Baru
Editor : Imron Hidayatullahh