SIDOMULYO, Radar Jember – Lagi-lagi kecelakaan tunggal terjadi di jalur Gumitir, tepatnya di KM 36.800 atau tikungan mbah Singo Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo Minggu (18/5) pukul 20.00. Kecelakaan terjadi di jalan aspal yang miring dan sudah sering memakan korban yakni truk terguling. Terutama truk dengan muatan berat dan tinggi.
Kecelakaan yang terjadi di jalan aspal yang sangat miring itu truk dari arah Jember – Banyuwangi. Utamanya kendaraan dengan muatan berat yang terguling di tikungan leter S atau lebih dikenal dengan sebutan tikungan mbah Singo.
Truk Diesel disopiri Mistun, 50, warga Kecamatan Sumberbaru dengan muatan tebu 6 ton yang hendak dikirim ke IGG Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Sejak perjalanan atau memulai memasuki jalur gumitir tidak ada kendala.
Sesampai di KM 36.800, truk baru saja didahului truk tangki yang sama-sama dari arah jember. Setelah mendahului truk yang disopiri tiba-tiba truk tangki berpapasan dengan kendaraan lain dijalan yang menikung. Sehingga truk tangki berjalan pelan, sehingga sopir secara spontan mengurangi jalunya truk dijalana yang menurun.
Naas, disaat mengerem mendadak itu muatan tebu dibagian belakang hingga terangkat dan mengakibatkan truk miring dan terguling ke kanan. Sebagian muatan tumpah ke jalan aspal. Tergulingnya, truk muatan tebu dilaporkan ke piket Polsek Silo. Anggota yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi bersama relawan awe-awe.
AIPDA Dwi Cahyo Utomo Kanit Lantas Polsek Silo mengatakan, kecelakaan tunggal yang menimpa truk pengangkut tebu tepat dijalan miring dan menikung. Atau lebih dikenal dengan sebutan tikungan mbah Singo.
Selama truk terguling arus lalu lintas dari dua arah diberlakukan dengan sistem buka tutup. “Truk naas berhasil dievakuasi ditarik menggunakan tronton dan truk disel,” kata Dwi.(jum/bud).
Editor : M. Ainul Budi