radar jember - Pada Jumat dini hari, 2 Mei 2025, perjalanan pulang dari pengajian di Brebes berubah menjadi tragedi bagi anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Alamuddin Dimyati Rois, atau yang akrab disapa Gus Alam.
Mobil Toyota Innova yang ditumpanginya mengalami kecelakaan fatal di KM 315+900 jalur A Tol Pemalang–Batang, tepatnya di wilayah Desa Karangasem, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Sekitar pukul 02.40 WIB, mobil berpelat nomor H-1980-CM yang membawa Gus Alam dan rombongannya melaju dari arah barat ke timur.
Saat mencoba menyalip kendaraan lain dari sisi kiri, mobil tersebut menabrak bagian belakang truk Fuso bermuatan besi yang melaju di jalur yang sama.
Diduga, sopir kurang konsentrasi saat berusaha menyalip, sehingga tidak mampu menghindari tabrakan.
Kecelakaan tersebut menewaskan dua orang asisten Gus Alam, yaitu Vicka Novitasari (41) dan Muhammad Balya (57), di lokasi kejadian.
Sementara itu, Gus Alam dan sopirnya, Arya Maulana, mengalami luka serius dan segera dilarikan ke RS Budi Rahayu Pekalongan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Gus Alam mengalami cedera kepala sedang, fraktur pergelangan dan jari manis tangan kanan, serta luka sobek di pelipis kiri.
Setelah menjalani operasi, kondisinya sempat stabil, namun akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Selasa, 6 Mei 2025, pukul 05.30 WIB.
Jenazah Gus Alam dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Al-Fadlu 2 di Desa Sidorejo, Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Kepergian Gus Alam meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan politik, dan masyarakat luas.
Sebagai anggota DPR RI yang juga dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadlu wal Fadilah, Gus Alam dikenang sebagai sosok yang ramah, bersahaja, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Penulis: Zahra Fadia Siti Haliza
Editor : M. Ainul Budi