SIDOMULYO, Radar Jember – Ini akibatnya yang biasa mengemudikan kendaraan besar mendahului kendaraan didepannya di jalan yang menikung. Seperti kecelakaan tunggal yang terajdi di jalan jurusan jember – Banyuwangi, tepatnya di Dusun Curahdamar, Desa Sidomulyo, kecamatan Silo pada Rabu (9/4) pukul 22.30.
Beruntung tidak sampai ada korban jiwa, hanya saja hampir seluruh muatan pupuk Urea dalam gandengan truk yang disopiri Baikunik, warga Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi itu terguling. Truk gandeng itu berjalan dari Banyuwangi tujuan Jember.
Sesampai di jalan menikung tajam dan menurun itu, sopir berusaha mendahului kendaraan lain didepannya. Sesampai dijalan yang menikung tepatnya di depan warung, berpapasan dengan kendaraan roda empat dari arah berlawanan.
AIPDA Dwi Cahyo Utomo, Kanitlantas Polsek Silo mengatakan, sopir truk dengan muatan pupuk urea dari arah Banyuwangi mendahului kendaraan didepannya dijalan yang menikung. Setelah berhasil mendahului kendaraan, berpapasan dengan kendaraan roda empat dari arah berlawanan.
Untuk menghindari kecelakaan, sopir langsung dengan respon dan gerak cepat langsung banting setir ke kiri. “Karuan saja, bagian gandengan yang penuh dengan muatan pupuk tersebut hingga terguling. Beruntung saat terguling kekiri tidak ada kendaraan lain. Sehingga disaat oleng hingga terguling itu sepi kendaraan,” kata Kanitlantas.
Cahyo menghimbau kepada sopir baik truk dieal maupun truk gandengan jangan mendahului kendaraan didepannya dijalan menikung dan menurun. “Apalagi pandangan kurang bebas, karena bisa merugikan orang lain maupun dirinya sendiri,” pungkasnya.(jum/bud)
Editor : M. Ainul Budi