Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

UPDATE Laka Lantas Jember: Tiga Orang Meninggal di Tiga TKP, Truk Terlibat Kecelakaan Versus Pengendara Motor

Radar Digital • Rabu, 26 Februari 2025 | 14:55 WIB

DATANGI LOKASI: Truk Fuso berpelat W 9913 UD yang disopiri Abu Yasid Bustami, warga Kecamatan Kedungdalem, Kabupaten Bojonegoro, masih di lokasi setelah terlibat kecelakaan. (JUMAI/RJ)
DATANGI LOKASI: Truk Fuso berpelat W 9913 UD yang disopiri Abu Yasid Bustami, warga Kecamatan Kedungdalem, Kabupaten Bojonegoro, masih di lokasi setelah terlibat kecelakaan. (JUMAI/RJ)
  

TANGGUL WETAN, Radar Jember – Kecelakaan lalu lintas hampir terjadi setiap hari. Bahkan, yang merenggut korban jiwa juga tak sedikit.

Ini patut menjadi perhatian semua pihak.

Sebab, kecelakaan di jalanan banyak terjadi karena pengendara tidak mematuhi aturan lalu lintas.

Kasus kecelakaan terbaru kembali terjadi di wilayah Tanggul hingga merenggut korban jiwa. Seorang pengendara sepeda motor bernama Lutfi Zaini, 67, warga Desa Darungan, Kecamatan Tanggul, meninggal dunia.

Kasus ini terjadi di Jalan Urip Sumoharjo depan pom mini barat Balai Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Senin (24/2) pukul 21.20.

Korban mengalami luka di bagian kepala dan meninggal di Puskesmas Tanggul.

Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Supra 125 yang dikendarai korban dengan truk Fuso nopol W 6913 UD yang disopiri Abu Yasid Bustami, 49, warga Dusun Kedungringin, Desa Drokilo, Kecamatan Kedungdalem, Kabupaten Bojonegoro.

Sebelum terjadi kecelakaan, pengendara sepeda motor dengan truk Fuso muatan asbes itu sama-sama dari arah barat.

Sesampainya di lokasi, pengendara sepeda motor menghindari pejalan kaki, yakni seorang ODGJ. Saat menghindari itu, pemotor oleng dan terjatuh.

Saat korban terjatuh, dari arah belakang muncul truk yang disopiri Abdu Yasid Bustami.

“Truk tidak bisa menghindari hingga terjadi kecelakaan,” kata Ipda Tommy Nur Alamsyah, Kanit Lakalantas Polres Jember. Kecelakaan itu terjadi karena korban kurang hati-hati saat menghindari ODGJ.

TKP kedua yang juga merenggut korban jiwa yakni di Jalan Oto Iskandardinata, Dusun Kresek, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Senin (24/2) pukul 21.30.

Kecelakaan itu melibatkan truk berpelat B 9846 IJ yang disopiri Samsul Arifin, warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, dengan pengendara sepeda motor Yamaha Vega nopol P 4392 LA yang dikendarai Dhany Prasetyo, 46, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ambulu. 

Dalam peristiwa tersebut, pengendara bernama Dhany Praseto, warga Ambulu, meninggal di Puskesmas Mangli. Korban meninggal akibat mengalami luka di kaki, tangan, dan memar di kepala.

Sebelum terjadi kecelakaan, pengendara sepeda motor melaju dari arah selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, korban terjatuh karena jalanan licin akibat hujan.

Korban terjatuh bersama motornya ke arah kanan hingga keluar garis marka tengah. Bersamaan korban jatuh, muncul truk disel nopol B 9846 IJ dari arah berlawanan.

Pada hari yang sama, juga terjadi kecelakaan di TKP lain. Yakni di jalan raya jurusan Kalisat–Sempolan.

Tepatnya di Dusun Curahlembu, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Senin (24/2) pukul 22.00.

Dalam kejadian tersebut, seorang pengendara Honda Vario tanpa pelat nomor bernama Muhammad Nofil, 20, meninggal dunia.

Kecelakaan melibatkan pengendara sepeda motor Honda vario tanpa pelat nomor, warga Dusun Darungan, RT 003 RW 012, Desa Lembengan, Kecamatan Ledokombo, dengan pengendara Honda CBR nopol N 4047 YAL, Moh. Rodifun Najah, 20, warga Dusun Onjur, Desa Sempolan, Kecamatan Silo.

Sebelum terjadi kecelakaan, pengendara Vario, Muhammad Nofil, warga Kecamatan Ledokombo melaju dari selatan.

“Sesampainya di lokasi, karena hujan deras tiba-tiba oleng ke kanan hingga keluar garis marka. Bersamaan dari arah berlawanan muncul pengendara sepeda motor Honda CBR, Moh. Rodifun Najah,” kata Ipda Tommy Nur Alamsyah, Kanit Lakalantas Polres Jember.

Kecelakaan terjadi karena kurang hati-hatinya pengendara Hoda Vario yang keluar garis tengah. Bersamaan dari arah berlawanan muncul pengendara Honda CBR.

Karena jarak dekat, terjadilah kecelakaan hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

“Dari tiga lokasi kecelakaan, tiga orang meninggal dunia. Sementara, barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Sumbersari,” pungkasnya. (jum/c2/nur)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #ODGJ #bojonegoro