radar jember - Usai kejadian truk tangki pertamina terguling pada sore hari tadi sekitar pukul 16.30 wib, pihak kepolisian bergerak cepat untuk langsung datang ke TKP serta melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi mata.
Beruntung dalam kecelakaan tersebut tak ada korban jiwa. Dugaannya, truk bisa mengalami laka tunggal dikarenakan sang sopir lalai tak memeriksa kondisi kendaraan.
Informasi terbaru, pihak kepolisian memeriksa tangki truk tersebut. Guna memastikan tidak ada kebocoran BBM yang bisa tercecer ke jalan raya.
Pengendara yang melintas pun dilarang merokok di sekitar area truk yang terguling.
Laka tunggal itu melibatkan truk tangka pertamina yang dikemudikan oleh Andi Sanjaya, 36, warga Banyuwangi. Beruntung, laka tunggal itu tak menimbulkan korban jiwa. Namun, truk tangka tersebut hingga terguling.
Kronologinya, truk berjalan dari arah Banyuwangi menuju Jember. Sampai di TKP, truk kehilangan kendali karena angin rem habis.
Sehingga sewaktu menikung menghindari masuk jurang sehingga truk terguling ke kiri dan untuk korban luka nihil.
Kasatlantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata mengatakan, bahwa faktor truk tangka mengalami laka tunggal hingga terguling itu karena kurang hati-hatinya si pengemudi.
“Karena kurang hati - hatinya pengemudi kendaraan Truk Tangki Pertamina tidak memeriksa kondisi kendaraan sehingga rem angin habis dan terguling dengan muatan solar serta pertalite,” jelas dia.
Pihak kepolisian pun langsung gerak cepat mendatangi TKP untuk olah TKP hingga memeriksa saksi mata. (jum/bud)
Editor : M. Ainul Budi