Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

UPDATE Laka Lantas Lumajang: Pikap Jatuh ke Jurang Sedalam 150 Meter di Lumajang, Dua Orang Alami Luka Serius

Radar Digital • Minggu, 2 Februari 2025 | 21:32 WIB

 

DRAMATIS: Sejumlah warga Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Lumajang melakukan evakuasi korban yang jatuh ke jurang menggunakan tali, Sabtu pagi.
DRAMATIS: Sejumlah warga Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Lumajang melakukan evakuasi korban yang jatuh ke jurang menggunakan tali, Sabtu pagi.
 

RANUPANI, Radar Semeru - Insiden kecelakaan terjadi di jalur hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sabtu (1/2). Sebuah mobil jenis pikap terjatuh ke jurang sedalam 150 meter di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Lumajang. Akibat kecelakaan, dua orang mengalami luka parah.

Kedua korban adalah sopir pikap Rozikin, 27, bersama dengan seorang keneknya Alif Alfan Ubaidillah, 23, warga Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Sebelumnya, kedua korban diketahui sedang perjalanan pulang menuju Malang melalui jalur hutan di blok Watu Tulis.

Salah satu warga Desa Ranupani, Subur mengatakan, pikap diduga terjatuh setelah melewati jalur tikungan tajam.

Mobil diketahui kehilangan kendali secara tiba-tiba dan akhirnya jatuh ke jurang. Selain itu, sopir diduga sedang dalam keadaan mengantuk.

"Ini penyebabnya sopir ngantuk, sebenarnya korban ini beriringan dengan mobil yang ada di belakangnya. Tapi saat tiba di lokasi, mobil korban terlalu ke kanan, sempat diklakson sama sopir lain tapi nggak ada respon dan akhirnya jatuh ke jurang,” katanya.

Setelah terjatuh ke dasar jurang, proses evakuasi dilakukan petugas dengan dibantu warga setempat. Untuk bisa mengevakuasi kedua korban yang mengalami luka fatal, sejumlah petugas dan warga harus menuruni jurang dengan kemiringan 90 derajat menggunakan bantuan tali.

Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih tiga jam setelah korban terjatuh sekitar pukul 07.00 WIB.  Informasinya kedua korban telah dilarikan ke Puskesmas Tumpang, Kabupaten Malang untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Ada dua korban yang semuanya sudah dievakuasi, kondisinya sekarang kritis, salah satu patah tulang di bagian kaki dan bahu. Sudah dibawa ke puskesmas semua untuk dapat pertolongan. Sementara, mobil pikap masih ada di bawah jurang menunggu bantuan alat berat untuk evakuasi,” kata warga lain Mustofa. (has/ham)

Editor : M. Ainul Budi
#Ranupani #Lumajang