JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lagi-lagi kecelakaan tunggal terjadi di jalur penghubung jember – Banyuwangi.
Tepatnya di KM 36.800, Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember Senin (15/7/2024) pukul 17.00.
Tidak sampai ada korban jiwa, sebagian muatan tebu tumpah kejalan.
Kecelakaan sebelumnya di tikungan mbah singo itu terjadi dua hari berturut-turut.
Truk Tebu bernopol P 9689 VO disopiri Very Eko Setiawan, 36, warga Kecamatan Kota, Kabupaten Banyuwangi terguling pada Rabu (3/7/2024) pukul 21.00.
Keesokan harinya tepat Jumat (5/7/2024) sebuah truk dengan muatan krupuk bernopol N 8672 EK juga terguling di KM 36.800.
Kini kembali terjadi, menimpa truk muatan tebu yang hendak dikirim ke pabrik gula di Kecamatan Glenmore, Banyuwangi terguling.
Truk tebu itu berada ditengah tengah garis marka. Sehingga kendaraan dari dua arah diberlakukan dengan sistem buka tutup. Karena posisi badan truk berada ditengah jalan tepat di jalan menikung.
Bahkan jalan penghubung Jember – Banuwangi itu sempat macet karena banyak kendaraan besar yang saling serobot saat diberlakukan buka tutup.
Ada truk besar yang berusaha memaksa untuk masuk. Sehingga membuat jalur gumitir menjadi macet total. Padahal separuh jalan itu tertutup bodi truk dengan muatan tebu itu.
"Terjadinya kecelakaan di KM 36.800 itu karena jalan memang sangat miring," kata Kusnadi, warga yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (tkp).
AIPDA Dwi Cahyo Utomo Kanit Lantas Polsek Silo mengatakan, tergulingnya di tikungan mbah singo itu karena jalan miring.
"Tepat di jalan menikung dan menurun atau leter S yang kondisi jalannya miring. Sehingga diberlakukan dengan sistem buka tutup. Evakuasi truk baru berhasil dilakukan sekitar pukul 22.00. Truk ditarik menggunakan kendaraan lain dan ditarik dengan para sopir yang terjebak kemacetan," bebernya. (jum/bud).
Editor : Radar Digital