JEMBER, RADARJEMBER.ID - Proses evakuasi mobil Pikap Mitsubishi L 300 bernopol P 8780 VG disopiri Khoirul Anwar, 29, yang terjun ke dalam jurang di KM 37.500 pada Minggu (7/7/2024) menemui sejumlah kendala.
Evakuasi yang dilakukan sejak pukul 08.00 wib masih kesulitan. Karena posisi mobil yang terbalik harus di kembalikan ke posisi semula. Harus di tarik dengan tenaga manusia. Apalagi posisi berada dijurang.
Setelah itu masih di tarik dengan seling derek manual milik Ariyanto, 38, warga Desa Sempolan.
Mobil yang sudah rusak parah itu bukan ditarik dilokasi tempat saat terjun.
Namun, harus mencari jalan untuk memudahkan saat proses evakuasi.
Mobil L 300 yang di sopiri Khairol Anwar, 29, warga Dusun Curah Manis, RT.003/ RW.002, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, harus mencari jalur yang mudah.
Dengan melewati sungai kecil yang ada didalam jurang.
Namun, proses terus mengalami kendala, karena jalur sungai kecil itu banyak batu besar.
Sehingga lagi-lagi harus ditarik menggunakan derek manual yang ditarik menggunakan tangan.
Selain banyak batu juga ada kayu besar yang melintang disungai.
Sehingga tetap menggunakan seling yang ditarik alat manual. Apalagi sungai kecil dalam jurang itu sangat kecil.
Ariyanto, pemilik derek manual mengaku terkandala karena jalur yang dilewati banyak batu besar dan kayu hutan. "Tetapi harus pelan namun butuh waktu lama," pungkasnya.(jum/bud)
Editor : Radar Digital