Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Begini Cerita Sebelum Tragedi Kecelakaan Korban Kereta Sri Tanjung, Korban Sudah Ditarik Kerah Baju Oleh Rekannya

Radar Digital • Jumat, 29 Maret 2024 | 22:38 WIB
MASIH TRAUMA: Rizky Cipta Prasetya, 20, warga Serang, Banten saat berada di Polsek Rambupiuji setelah terjadi kecelakaan. (Jumai/ Radar Jember)
MASIH TRAUMA: Rizky Cipta Prasetya, 20, warga Serang, Banten saat berada di Polsek Rambupiuji setelah terjadi kecelakaan. (Jumai/ Radar Jember)

JEMBER, RADARJEMBER.ID - Kecelakaan di perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu terjadi di Dusun Gayam, Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Jember Jumat (29/3/2024) pukul 09.40 wib.

Kereta api Sri Tanjung dari arah timur (Jember, Red) terjadi kecelakaan dengan pengendara sepeda motor Honda Supra Fit yang dikendarai Andika, 18, warga Dusun Jerreng Barat, Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, Jember.

Akibat kecelakaan itu, Andika, pengendara sepeda motor Honda Supra Fit meninggal dunia dengan luka cukup parah. Tubuh korban hancur terseret KA Sri Tanjung dari arah timur.

Korban baru saja pulang dari mengantar Rizky Cipta Prasetya, 20, warga Serang, Banten membeli tiket bus Gunung Harta di dekat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jubung.

Sepulang dari beli tiket korban bersama Rizky, berniat pulang dan melintasi lintasan rel kereta api (ka) tanpa palang pintu.

"Saya sudah menarik kerah baju korban dan menarik bagian pegangan motornya. Tetapi korban masih saja terus melanjutkan melintas rel kereta api. Saya akhirnya melompat dari motor yang dikendarai korban," kata Rizky kepada Jawa Pos Radar Jember.

"Saya sama sekali tidak mendengar suara kereta api yang akan lewat. Demikian juga suara klakson kereta api yang dari arah timur. Begita melintas dan menoleh ke kanan sudah ada kereta yang cukup dekat. Saya langsung reflek dan menarik baju bagian krahnya. Tetapi korban retap saja melintas," kata teman korban yang masih terlihat sock saat ditemui di Polsek Rambipuji.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, korban ini adalah rekan akrab Rizky yang sama-sama di pondok Pesantren yang ada di Rambipuji. Rekan korban masih cukup sock dengan kejadian. Sebab dirinya sudah berusaha menolong korban.

Bahkan, dari sebrang rel, sudah ada orang yang berteriak keras bila akan ada kereta api dari arah timur.

Tetapi korban mengaku sama sekali tidak mendengar suara kereta api. Apalagi di sisi timur itu ada bangunan rumah milik warga sehingga tidak cukup terlihat pandangannya. 

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kerasnya benturan mengakibatkan motor hingga hancur dan terseret puluhan meter di sisi kanan rel kereta api.(jum/bud)

Editor : Radar Digital
#Jember #sri tanjung #Kereta