JEMBER, RADARJEMBER. ID – Petugas polsek bersama relawan dan pengguna jalan cukup kesulitan saat proses evakuasi korban untuk dibawa ke atas jalan raya.
Setelah butuh waktu dua jam lamanya proses evakuasi saat terjepit masih susah saat mengevakuasi ke jalan raya.
Dengan menggunakan kantong plastik seadanya masih susah.
Baru pukul 07.30 WIB proses evakuasi dari kabin truk dengan cara di congkel dengan linggis dan tali trek, sopir bernama Budi Santoso, 67, warga Kecamatan Jatiroto, Lumajang berhasil dikeluarkan.
Tetapi untuk proses selanjutnya, masih kesulitan. Karena kondisi medannya berada di jurang sedalam 50 meteran, juga jurang cukup terjal.
Ketika ditempatkan di kantong plastik itu, warga saling bergantian mengangkat korban hingga kejalan raya. Harus melewati dibawah tanaman kopi dan licin, sehingga harus saling berpegangan tangan untuk bisa membawa korban kejalan raya.
AIPDA Dwi Cahyo Utomo, Kanitlantas Polsek Silo mengatakan, sebelumnya proses evakuasi korban dari kabin butuh waktu lama. "Demikian juga saat proses evakuasi untuk membawa korban ke atas jalan raya. Apalagi jurang cukup terjalan dan licin setelah semalam hujan," katanya.
“Alhamdulillah setelah dibantu para sopir truk, relawan dan pengguna jalan yang bantu proses akhirnya bisa. Setelah berhasil di evakuasi ke jalan raya, lalu jasad korban dilarikan ke Klinik Puspa Medika di Garahan, Kecamatan Silo,” katanya.
"Karena kalau tidak segera dilakukan evakuasi, kasihan jasadnya yang sudah meninggal cukup lama di dalam kabin truk," pungkas Cahyo.(jum/bud).
Editor : Radar Digital