Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Proteksi Website Tak Bisa Dianggap Enteng, Lindungi dengan Baik agar Terhindar dari Peretasan

Safitri • Jumat, 21 Juli 2023 | 19:35 WIB

 

 

Caption Foto :  Ilustrasi peretas yang anonim.
Caption Foto :  Ilustrasi peretas yang anonim.

JEMBER, RADARJEMBER.ID - Sementara itu, para peretas tentu tidak pandang bulu dalam melakukan upaya peretasan situs atau website instansi. Terbaru, website sejumlah perguruan tinggi di Jember juga menjadi sasaran bagi pelaku tindakan tidak terpuji tersebut. Untuk mengatasi hal itu, maka situs harus diberikan proteksi yang cukup kuat.

Biasanya peretasan website dilakukan oleh para pengelola situs judi daring. Website yang rentan serta sudah pernah diretas menjadi sasaran empuk para pelaku peretasan. Sebab, sudah disusupkan backdoor atau akses ke server. Keamanan siber tentu menjadi penting, seiring dengan maraknya peristiwa serupa di berbagai daerah. Selain meresahkan, tindakan tersebut juga bisa berbahaya terhadap data internal yang ada.

Ahmad Saifur, software developer di Jember, mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir, pengelola situs judi daring memang mengincar website milik pemerintah, sekolah, hingga perguruan tinggi. Biasanya mereka menyisipkan halaman di server. Mereka memilih tidak membuat server sendiri, karena akan lebih mudah di-take down oleh instansi terkait.

Untuk mencegah hal tersebut, maka diperlukan keamanan siber yang baik. Mulai dari menggunakan server dan firewall yang canggih. Selain itu, pengelolanya juga harus memilih kemampuan yang mumpuni. Hal lain yang dapat dilakukan, jika server menggunakan sistem CMS, maka harus sering diperbarui. “Password-nya juga harus sering diganti. Gunakan autentikasi dua kali,” katanya.

Namun, hal tersebut tidak akan berguna jika konfigurasi servernya tidak dilakukan dengan baik. Biasanya para pemilik server swasta atau komersial akan lebih bagus dibandingkan dengan server yang dibuat secara pribadi oleh lembaga. Sebab, perawatan keamanannya tidak dilakukan dengan intensi. “Kebanyakan hal seperti ini diabaikan,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Ifur ini juga menuturkan, keamanan server, baik software maupun konfigurasinya, juga harus dipastikan. Hal tersebut juga harus selalu ditingkatkan, sehingga sulit diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Jika server di-coding sendiri, maka validasi upload file harus diperhatikan. Sehingga celah keamanan sibernya dapat diminimalisasi. “Gunakan security socket layer (SSL) juga biar aman,” pungkasnya. (ham/c2/nur)

Editor : Safitri
#website #peretas