Latih Warga agar Paham Dunia Jurnalistik

Yohanes Pangestu • Dipublikasikan Sabtu, 11 Februari 2023 | 19:50 WIB
SUSUN RENCANA: Bupati Jember Hendy Siswanto bersama sejumlah OPD membuka audiensi dengan IJTI Tapal Kuda di Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa (7/2).
SUSUN RENCANA: Bupati Jember Hendy Siswanto bersama sejumlah OPD membuka audiensi dengan IJTI Tapal Kuda di Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa (7/2).
JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID - Pemkab Jember telah menunjukkan keterbukaannya kepada media pers untuk melakukan kerja sama. Tidak lama lagi, pemkab akan menjalankan kolaborasi program Jember Edukasi Masyarakat Anti Hoaks (J-Emas) dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tapal Kuda.

BACA JUGA : Akhirnya Kesulitan Air Bisa Teratasi

Bupati Hendy menyatakan, pemkab dan media bagaikan dua sisi koin. Keduanya memiliki fungsi, satu sama lainnya berjalan bersama-sama sesuai tupoksinya masing-masing. “Pemkab dengan pers seperti mata uang,” ucapnya dalam salah satu dialog publik di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (9/2).

Ada dampak yang ditimbulkan dari pemberitaan yang dipublikasikan oleh media. Perannya, tambah dia, dibutuhkan oleh pemkab untuk menginformasikan program pemkab kepada masyarakat. Menurutnya, pers juga membutuhkan keberadaan pemkab sebagai bagian dari sumber pemberitaan.

Pada Mei mendatang, pemkab mulai merealisasikan program J-Emas bersama IJTI Tapal Kuda. Ini merupakan program edukasi jurnalistik yang diperuntukkan kepada masyarakat umum. Berupa pelatihan di bidang jurnalistik sebagai bagian dari kampanye menolak berita bohong atau hoax.

Bupati Hendy berharap akan lebih banyak informasi yang tersebar kepada publik mengenai potensi yang dimiliki Jember. Melalui informasi, tulisan, maupun produk jurnalistik lainnya yang diberikan oleh masyarakat Jember. Jika hal tersebut bisa terjadi, dia meyakini Kota Suwar-Suwir akan semakin maju dan dikenal luas.

Usai mendapatkan pelatihan nanti, lanjutnya, pemkab bakal menggelar kompetisi untuk menyulut semangat masyarakat lebih kuat lagi. Juga agar diketahui seberapa jauh inovasi yang dimiliki masyarakat setelah diberikan pelatihan. “Setelah dilatih, kami akan selenggarakan kompetisinya,” ungkap Bupati Hendy.

Dia berharap seluruh masyarakat Jember mendukung dan ikut berpartisipasi dalam program tersebut nantinya. Sebab, program itu nanti akan mengasah inovasi masyarakat dan bisa ikut memajukan Jember. “Mari kita majukan Jember tercinta ini dengan gotong royong bersama-sama,” pajaknya.

Untuk diketahui, J-Emas ialah program untuk meningkatkan kualitas informasi yang diproduksi masyarakat umum (citizen journalism). Seluruh kecamatan yang ada di Jember akan dilibatkan dalam edukasi mengenai penyusunan rencana membuat konten informasi, naskah, validasi data, hingga pengeditan sampai menjadi informasi yang siap disajikan kepada publik. (sil/c2/nur) Editor : Yohanes Pangestu
jurnalistik