BOJONEGORO, Radar Ijen - Penampilan apik Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan, membuat Jakarta Pertamina Enduro mengunci satu tiket ke babak final four Proliga 2026.
Dalam lanjutan Proliga 2026 putaran kedua, yang berlangsung di Gor Utama Bojonegoro, Jakarta Pertamina Enduro sukses menumbangkan Jakarta Popsivo Polwan dengan Skor 3-1.
Dengan kerjasama yang apik, Megawati Hangestri Pertiwi bersama rekan rekannya sukses mengamankan kemenangan. Hal itu juga membuat mereka Masih berada di puncak klasemen sementara Proliga 2026.
Dilansir dari laman Instagram @jpevolley, kemenangan tersebut tak didapatkan dengan mudah. Butuh fokus dan determinasi tinggi. Maklum saja tak jarang rally panjang tersaji dengan begitu apik.
“Semua terbayar lunas dengan satu tiket menuju Final Four,” tulis akan @jpevolley. Mereka menjadi Tim pertama yang memastikan diri melangkah ke babak selanjutnya.
“Ini tentang kebersamaan, kepercayaan satu sama lain dan energi luar biasa dari JPE Friends yang selalu dibelakang Tim,” tulis akun Instagram resmi Jakarta Pertamina Enduro.
Selain Megawati Hangestri Pertiwi, penampilan dua pemain asing Jakarta Pertamina Enduro juga dapat diandalkan untuk mendapatkan poin dari Lawan mereka.
Bahkan Yana Shcerban, Salah satu pemain asing Jakarta Pertamina Enduro layak Ditetapkan sebagai Player Of the Match, saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan, di Bojonegoro.
Diketahui Yana Scherban sukses mendapatkan 21 poin dari serangan yang dilancarkan, serta 2 book poin. Tak hanya itu, pemain tersebut juga tercatat melakukan recep sukses sejumlah 56 persen.
Tim lain yang mengunci tiket ke babak Final Four adalah Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Tim tersebut berada di urutan kedua Klasemen sementara Proliga 2026.
Sementara dua tiket lainnya Masih diperebutkan oleh Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Livin Mandiri, Jakarta Popsivo Polwan serta Bandung BJB Tandamata.
Sedangkan Medan Falcons dipastikan tak bisa melaju ke babak final four Proliga 2026, dari 11 laga yang dijalani tak ada satupun kemenangan yang berhasil didapatkan. (*)
Editor : M. Ainul Budi