Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gaethje vs Pimblett, Adu Mental dan Fisik Jelang Perebutan Sabuk Interim UFC  

Faqih Humaini • Jumat, 19 Desember 2025 | 13:58 WIB
BERSIAP: Justin Gaethje vs Paddy Pimblett akan bertarung memperebutkan gelar interim (ig:justingaethje)
BERSIAP: Justin Gaethje vs Paddy Pimblett akan bertarung memperebutkan gelar interim (ig:justingaethje)

LAS VEGAS, Radar Jember - Atmosfer persaingan di kelas ringan UFC semakin memanas jelang duel antara Justin Gaethje dan Paddy Pimblett.

Pertarungan ini menjadi sorotan besar karena mempertemukan petarung senior dengan pengalaman panjang melawan rising star yang tengah naik daun.

Gaethje menjalani kamp persiapan dengan intensitas tinggi.

Petarung berjuluk The Highlight itu memfokuskan latihannya pada ketahanan fisik dan disiplin strategi, menyadari bahwa laga lima ronde akan menguras tenaga dan konsentrasi.

Pengalaman panjang Gaethje di laga-laga besar menjadi modal utama.

Ia dikenal sebagai petarung agresif dengan pukulan keras, namun kali ini disebut lebih berhati-hati dalam mengatur tempo agar tidak terjebak permainan lawan.

Di sisi lain, Paddy Pimblett datang dengan kepercayaan diri tinggi.

Petarung asal Inggris tersebut menjalani latihan dengan pendekatan seimbang antara striking dan grappling, menyasar celah dalam gaya bertarung Gaethje yang cenderung terbuka saat menyerang.

Pimblett juga memperkuat aspek pertahanan dan transisi ke ground fight.

Tim pelatihnya menilai kemampuan submission bisa menjadi kunci untuk meredam tekanan Gaethje sejak ronde awal.

Perang urat saraf turut mewarnai persiapan duel ini.

Gaethje sempat menyatakan siap merusak rencana besar UFC, namun Pimblett memilih merespons dengan tenang dan menegaskan fokusnya hanya pada performa di oktagon.

Pertarungan ini memiliki nilai strategis tinggi karena status sabuk interim.

Pemenangnya berpeluang besar menjadi penantang utama ketika juara definitif kembali bertarung.

UFC menilai duel ini layak menjadi laga utama karena menyatukan pengalaman, popularitas, dan gaya bertarung atraktif yang menjanjikan hiburan maksimal bagi penonton.

Bagi Gaethje, laga ini adalah kesempatan krusial di fase akhir kariernya.

Sedangkan bagi Pimblett, pertarungan ini menjadi ujian terbesar untuk membuktikan dirinya pantas berada di level elite.

Duel keduanya diprediksi berlangsung keras dan penuh tensi, dengan hasil yang berpotensi mengubah peta persaingan kelas ringan UFC. (faq)

 

Editor : M. Ainul Budi
#ufc #Justin Gaethje #paddy pimblett