ABU DHABI, Radar Jember - Nurmagomedov kembali membuktikan kualitasnya di pentas UFC 321.
Dalam duel kelas bantam yang digelar di Abu Dhabi, Minggu (27/10/2025), sepupu legenda UFC Khabib Nurmagomedov itu sukses menundukkan Mario Bautista lewat keputusan mutlak (30-27, 30-27, 30-27) setelah tiga ronde penuh.
Sejak bel pembuka berbunyi, Nurmagomedov langsung memaksakan tempo dengan permainan khasnya — gulat agresif dan kontrol lantai yang presisi.
Bautista sempat mencoba menjaga jarak lewat kombinasi jab dan tendangan rendah, namun Nurmagomedov berhasil memotong ruang gerak lawan dan menjatuhkannya ke matras dalam dua menit pertama.
Ronde pertama menjadi milik Umar sepenuhnya. Ia terus menekan lewat ground control yang membuat Bautista kesulitan keluar dari posisi bawah.
Tekanan konstan itu membuat wasit beberapa kali memperingatkan Bautista agar aktif bertahan.
Ronde kedua sempat menjadi titik balik kecil. Bautista berhasil mendaratkan knee keras ke arah kepala Nurmagomedov saat mencoba menghindari takedown.
Umar tampak goyah sesaat, namun cepat memulihkan diri dan justru berbalik menekan melalui transisi gulat yang solid.
Bautista mencoba tampil lebih agresif di ronde ketiga, tetapi penguasaan grappling Nurmagomedov tak terbantahkan.
Dengan teknik dan ketenangan, Umar terus menutup celah hingga bel terakhir berbunyi.
Setelah pertandingan, Umar mengangkat tangan dengan ekspresi lega — tanda bahwa ia berhasil bangkit dari kekalahan sebelumnya melawan Merab Dvalishvili. Kemenangan ini juga memperpanjang rekornya menjadi 17-1 dalam karier profesional.
“Saya tahu banyak yang meragukan saya setelah kekalahan kemarin. Tapi saya datang malam ini bukan untuk membuktikan apa-apa, hanya untuk menunjukkan siapa saya sebenarnya,” ujar Umar dalam konferensi pers usai laga.
Sementara itu, Mario Bautista harus menelan kenyataan pahit.
Rangkaian kemenangannya terhenti, dan ia mengakui bahwa takedown defense menjadi titik lemah utamanya.
“Saya pikir saya siap untuk pertarungan ini, tapi Umar luar biasa kuat di lantai. Dia layak menang,” katanya.
Dengan kemenangan ini, Umar Nurmagomedov kembali membuka jalan menuju puncak divisi bantamweight.
Ia kini hanya menunggu keputusan UFC apakah akan memberinya satu laga eliminasi lagi — atau langsung tiket menuju perebutan sabuk juara. (faq)
Editor : M. Ainul Budi