Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Rakic di Persimpangan Karier, Misi Kebangkitan di UFC 321

Faqih Humaini • Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:50 WIB
PERCAYA DIRI: Aleksander Rakic berpose saat usai berlatih (ig:rakic)
PERCAYA DIRI: Aleksander Rakic berpose saat usai berlatih (ig:rakic)

LAS VEGAS, Radar Jember - Menjelang gelaran UFC 321, Aleksandar Rakic datang dengan tekad baru setelah masa suram akibat cedera dan kekalahan yang menghantam kariernya.

Petarung asal Austria berdarah Serbia itu pernah disebut-sebut sebagai calon penantang gelar kelas berat ringan.

Namun cedera lutut parah pada 2021 membuatnya absen panjang dan kehilangan ritme bertarung yang selama ini menjadi kekuatannya.

Kini, menghadapi Azamat Murzakanov, Rakic berada di persimpangan karier.

Kemenangan akan membuka kembali jalan menuju lima besar, sementara kekalahan bisa memperdalam keterpurukannya.

Rakic sadar betul, duel ini bukan sekadar soal mempertahankan nama, tapi tentang membuktikan bahwa dirinya belum habis di level tertinggi.

Secara teknis, Rakic masih memiliki modal besar.

Dengan tinggi badan 193 sentimeter dan jangkauan tangan yang jauh lebih panjang dibanding Murzakanov, ia bisa memanfaatkan keunggulan fisik untuk menjaga jarak dan mengendalikan tempo.

Gaya bertarungnya yang berbasis striking jarak jauh, dengan kombinasi tendangan kaki keras dan jab tajam, menjadi senjata utama yang bisa membuat lawan frustrasi.

Namun lawan yang dihadapi kali ini bukan petarung sembarangan. Murzakanov memiliki power besar dan agresivitas tinggi, dua hal yang bisa membuat Rakic dalam bahaya jika gagal menjaga jarak.

Karena itu, fokus utama Rakic adalah disiplin menjalankan rencana permainan: hindari pertarungan jarak dekat dan gunakan keunggulan reach untuk merusak ritme lawan sedikit demi sedikit.

Dari sisi psikologis, beban Rakic jelas berat. Setelah cedera, ia sempat kesulitan menemukan timing dan kepercayaan diri yang sama seperti sebelum 2021.

Kini, di hadapan ribuan penonton dan penggemar MMA dunia, momen UFC 321 menjadi ajang pembuktian: apakah “The Rocket” masih mampu melesat, atau justru mulai kehilangan bahan bakarnya.

Analisis dari berbagai pengamat menunjukkan duel ini akan berjalan ketat.

Banyak yang menilai Rakic unggul dalam hal teknik dan pengalaman di level atas, namun Murzakanov lebih berbahaya dalam pertarungan pendek dan pukulan balasan cepat.

Satu kesalahan kecil saja bisa mengubah segalanya.

Odds dari bursa taruhan pun menunjukkan pertarungan ini seimbang.

Tak ada favorit mutlak, menandakan bahwa keduanya sama-sama berpeluang besar untuk menang. Faktor kesiapan fisik dan strategi akan sangat menentukan hasil akhir.

Bagi Rakic, ini bukan hanya soal menang atau kalah. Ini adalah kesempatan terakhir untuk membuktikan bahwa dirinya masih relevan di puncak kompetisi.

Kemenangan di UFC 321 bisa menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya — babak kebangkitan yang selama ini ditunggu. (faq)

Editor : M. Ainul Budi
#aleksandar rakic #ufc #mma