Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bagnaia Mulai Tertekan sejak Pengumuman Marc Marquez Gabung Ducati? Ini Ungkapan Pengamat MotoGP

Imron Hidayatullahh • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 15:25 WIB

Francesco Bagnaia dan Marc Marquez  di Sirkuit Brno, Republik Ceko.
Francesco Bagnaia dan Marc Marquez di Sirkuit Brno, Republik Ceko.

Radar Jember - Pecco Bagnaia disebut sudah mulai kesulitan di Ducati bukan pada musim ini.

Melainkan sejak pengumuman Marc Marquez akan menjadi rekan setimnya di MotoGP 2025.

Klaim ini datang dari mantan insinyur sekaligus analis MotoGP, Juan Martinez.

Pada Juni tahun lalu, Ducati resmi mengumumkan bahwa juara dunia enam kali, Marc Marquez, akan naik dari tim Gresini ke skuad pabrikan untuk 2025.

Keputusan itu membentuk duet impian—Marquez dan Bagnaia—yang menguasai delapan dari sepuluh gelar terakhir MotoGP.

Awalnya, banyak yang memprediksi keduanya akan bersaing ketat.

Namun, di paruh pertama musim 2025, Marquez tampil dominan, sementara Bagnaia kesulitan menjinakkan Desmosedici GP25.

Menurut Martinez, masalah Bagnaia bukan semata karena motor baru.

Melainkan beban psikologis sejak diumumkan bakal satu garasi dengan Marquez.

“Dari saat pengumuman itu, setiap wawancara mulai membicarakan Marc Marquez dan apa yang akan terjadi bersamanya. Pecco sudah mulai memikirkan soal itu bahkan sebelum balapan dimulai,” ujar Martinez, dikutip Radar Jember dari laman Crash.

Martinez menilai Marquez jauh lebih fleksibel dalam beradaptasi dengan berbagai karakter motor.

Sementara, Bagnaia lebih nyaman dengan setelan yang sesuai preferensinya.

“Marc terbiasa dengan perubahan: sasis, aerodinamika, apa pun. Dia bisa tampil cepat dalam kondisi apa pun. Itu membuat pengembangan motor jadi rumit, karena jalur yang jelas jadi sulit ditentukan,” tambahnya.

Musim ini, Bagnaia baru satu kali menang, di MotoGP Amerika, saat Marquez gagal finis, dan tujuh kali naik podium dari 12 seri.

Ia bahkan kalah konsisten dari Alex Marquez yang menunggangi GP24 versi tahun lalu.

Saat ini, Bagnaia berada di peringkat ketiga klasemen, tertinggal 48 poin dari sang pembalap satelit Gresini itu.

Ducati sejatinya sedang menikmati musim gemilang dengan 10 kemenangan MotoGP dan sapu bersih semua sprint race.

Namun, menurut Martinez, ada satu noda kecil.

“Satu-satunya ‘tapi’ di Ducati sekarang adalah Bagnaia tidak berada di posisi kedua. Mereka mungkin menang dengan mudah, tapi fakta itu sedikit mencoreng catatan mereka,” tutupnya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Pecco Bagnaia #Ducati Lenovo #alex marquez #gresini ducati #Desmosedici GP25 #marc marquez #MotoGP