Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Beterbiev lupakan trilogi, Apakah fokus comeback tanpa mempertaruhkan titel?, ini Penjelasannya!

Faqih Humaini • Jumat, 8 Agustus 2025 | 02:48 WIB
SENGIT: Pertarungan beterbiev melawan bivol beberapa waktu lalu (ig:arturbeterbiev)
SENGIT: Pertarungan beterbiev melawan bivol beberapa waktu lalu (ig:arturbeterbiev)

RIYADH, Radar Jember - Artur Beterbiev, petinju ringan‑berat asal Rusia-Kanada, telah memutuskan untuk tidak langsung melanjutkan trilogi dengan Dmitry Bivol setelah kalah pada rematch Februari lalu.

Alih-alih kembali ke kanal pertarungan Bivol, Beterbiev akan menghadapi Deon Nicholson pada 22 November 2025 di Riyadh .

Pertarungan melawan Nicholson menjadi penampilan pertama Beterbiev sejak kekalahannya, sekaligus menjadi pertarungan tanpa gelar dunia, sesuatu yang ia hindari selama lebih dari delapan tahun.

Nicholson sendiri berstatus sebagai petinju Amerika dengan rekam jejak 22 menang (18 KO) dan satu kekalahan, yang belum pernah bertemu lawan top sebelumnya .

Meski Nicholson bisa dibilang relatif minim pengalaman lawan kelas dunia, Beterbiev diyakini menjadi favorit berat untuk kemenangan dengan gaya agresif dan KO power-nya yang terkenal.

Penampilan ini berpotensi menempatkan dia kembali untuk pertarungan gelar besar di 2026, tergantung hasil David Benavidez vs Anthony Yarde yang berlangsung di bawah kartu acara yang sama .

Keputusan menunda trilogi melawan Bivol juga muncul karena penunjukan IBF yang mengharuskan Bivol bertarung melawan challenger wajib, Michael Eifert, membuat jadwal perebutan ulang yang serapih ini sulit dibentuk.

Pada saat yang sama, IBA secara publik menyatakan keinginan menggelar trilogi Bivol–Beterbiev di Moskow sebagai “event of the year,” menunjukkan masih ada ruang harapan untuk babak penutup rivalitas mereka di masa depan .

Namun untuk saat ini, rencana itu tertunda sementara waktu.

Bagi Beterbiev, langkah menghadapi Nicholson bukan sekadar membangun kembali momentum, tetapi juga langkah strategis untuk bangkit tanpa mempertaruhkan reputasi gelarnya lebih jauh.

Jika berhasil menang, peluang menuju pertarungan gelar kembali terbuka lebar di tahun mendatang. (faq)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Bivol #Artur Beterbiev