Radar Jember - Di setiap tim MotoGP, target utamanya jelas, membawa dua pembalapnya bersaing di level tertinggi.
Namun, dalam realitas di lintasan, selalu ada satu nama yang lebih bersinar dibanding rekan setimnya.
Baik dalam latihan, kualifikasi, sprint race, maupun balapan utama.
Berikut daftar pembalap yang sejauh musim 2025 ini tampil lebih unggul dari partner mereka di dalam satu garasi.
- Tim Ducati Lenovo: Marc Marquez vs Pecco Bagnaia
Tak diragukan lagi, Marc Marquez telah menjadi tulang punggung Ducati musim ini.
Delapan kali juara dunia itu lebih sering meraih kemenangan, pole position, dan start depan dibanding Pecco Bagnaia.
Meski Bagnaia sempat memberi perlawanan, dengan satu kemenangan dan satu pole, secara keseluruhan dominasi Marc Marquez di dalam tim begitu jelas.
- Tim Gresini: Alex Marquez vs Fermin Aldeguer
Adik Marc Marquez, Alex Marquez, juga menunjukkan performa stabil sepanjang musim.
Ia unggul dalam klasemen poin dibanding rookie Fermin Aldeguer, meski keduanya sempat berbagi podium.
Aldeguer memang sempat mengejutkan dalam beberapa sesi latihan dan balapan.
Tetapi secara konsisten Alex tetap lebih tangguh.
- Tim VR46: Franco Morbidelli vs Fabio Di Giannantonio
Posisi klasemen bisa menipu.
Di Giannantonio memang berada di atas Morbidelli dalam klasemen sementara.
Namun, itu lebih karena Morbidelli absen di satu balapan akibat cedera.
Jika dilihat dari performa langsung di lintasan, Morbidelli sebenarnya lebih unggul dalam latihan, kualifikasi, dan hasil balapan.
- Tim Red Bull KTM: Pedro Acosta vs Brad Binder
Pedro Acosta tampil luar biasa sebagai rookie.
Meski mengalami beberapa insiden, ia tetap lebih kuat dibanding seniornya, Brad Binder, di hampir semua balapan yang sudah digelar.
Nama Acosta pun kini sejajar dengan bintang muda lainnya, Maverick Vinales, yang juga tampil kuat di tim Tech3 KTM mengalahkan Enea Bastianini.
- Tim LCR Honda: Johann Zarco vs Somkiat Chantra
Pengalaman Zarco sangat terlihat dalam dominasi atas rookie Thailand, Somkiat Chantra.
Di atas Honda LCR, Zarco jauh lebih konsisten dan mampu bersaing di posisi tengah.
Sementara, Chantra masih beradaptasi.
- TIM Monster Yamaha: Fabio Quartararo vs Alex Rins
Meski Yamaha sedang mengalami masa sulit, Fabio Quartararo tetap menunjukkan kelasnya.
Ia berhasil meraih beberapa pole dan posisi start kuat, serta podium penting.
Sementara Rins masih berjuang menemukan performa terbaiknya, Quartararo kerap jadi satu-satunya harapan pabrikan Jepang tersebut.
Nama Lain yang Layak Diperhitungkan
Beberapa nama juga patut diperhatikan.
Seperti Marco Bezzecchi yang tampil konsisten dan sempat meraih kemenangan serta podium.
Namun, karena rekan setimnya, Jorge Martin, mengalami cedera panjang, belum ada perbandingan yang cukup adil.
Kini Martín telah kembali, menarik dinanti apakah ia bisa mengejar performa Bezzecchi.
Selain itu, pembalap lain yang sebenarnya lebih kuat dari rekan setimnya, meski belum terlalu bersinar musim ini, antara lain Jack Miller (Prima Pramac Yamaha), Raul Fernandez (TrackHouse Aprilia), dan Joan Mir (Honda HRC).
Editor : Imron Hidayatullahh