Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bos Ducati Minta Maaf Pasca MotoGP Ceko: Bagnaia Gagal Podium di Brno Karena Kesalahan Kami Sendiri!

Imron Hidayatullahh • Selasa, 22 Juli 2025 | 23:59 WIB
Bagnaia mengalami kejadian sial di sprint race MotoGP ceko. Alarm tekanan ban motornya bermasalah, hingga dia kehilangan podium.
Bagnaia mengalami kejadian sial di sprint race MotoGP ceko. Alarm tekanan ban motornya bermasalah, hingga dia kehilangan podium.

Radar Jember – Balapan MotoGP Ceko 2025 di Brno berakhir manis untuk Marc Marquez.

Namun, pahit bagi rekan setimnya, Francesco Bagnaia.

Meski tampil kuat sepanjang akhir pekan, Pecco harus merelakan podium setelah serangkaian masalah teknis menghantuinya.

Bos Ducati COrse, Gigi Dall’Igna, tak menutup mata akan hal itu.

“Bagnaia sial karena kesalahan kami sendiri, dan saya sungguh merasa bertanggung jawab,” ujar Dall’Igna jujur, dukutip Radar Jember dari laman Motosan.

Di hari Sabtu (19/7/2025), baik Marc Marquez maupun Bagnaia mengalami masalah tekanan ban saat Sprint Race.

Keduanya terlihat membiarkan rival mendahului demi menormalkan tekanan.

Menurut Dall’Igna, insiden ini berakar pada gangguan teknis saat persiapan di grid.

“Kami punya perangkat lunak yang memantau tekanan ban depan. Tapi, saat itu terjadi kesalahan saat restart sistem. Kami harus atur manual dan sistem ‘antipanik’ kami justru memberikan notifikasi yang salah. Akhirnya, strategi kami terganggu,” jelasnya.

Minggu (20/7/2025) pun tak berjalan lebih baik.

Meski Bagnaia mencetak pole position dan tampil solid di race utama, podium tetap meleset dari genggaman.

“Pecco pantas lebih. Ritmenya sangat bagus, dan ia menyelesaikan dua balapan dengan performa tinggi. Menurut saya, masalahnya ada pada keseimbangan motor saat tangki bahan bakar kosong. Distribusi bobot berubah, dan itu memengaruhi feeling-nya,” ungkap Dall’Igna.

Meski kecewa, Dall’Igna tetap memuji kerja keras Bagnaia.

“Ini mungkin akhir pekan terbaik Pecco musim ini. Sayangnya, hasilnya tak mencerminkan usahanya,” sesalnya.

Di sisi lain, ia juga memberi kredit kepada tim rival.

“KTM dan Aprilia—terutama Bezzecchi—tampil sangat kuat. Keunggulan yang sempat kami punya di awal musim kini nyaris hilang. Saatnya kembali bekerja, bukan liburan,” tambahnya.

Dall’Igna juga mengakui bahwa pendekatan konservatif Ducati di awal musim mulai menunjukkan kelemahan.

“Kami terlalu berhati-hati dalam pengembangan. Sementara para rival berkembang cepat dengan lebih banyak konsesi, kami stagnan. Sekarang waktunya mencari solusi yang lebih baik,” tegasnya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Pecco Bagnaia #MotoGP Ceko #ducati corse #Gigi Dall'Igna #brno #marc marquez #MotoGP