Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Alex Marquez Jengkel kepada Bagnaia di Kualifikasi MotoGP Ceko: Bukan Cara Terbaik untuk Bermain Adil

Imron Hidayatullahh • Senin, 21 Juli 2025 | 00:42 WIB

Alex Marquez di Sachsenring, Jerman. Dia dinyatakan fit untuk balapan Minggu (13/7/2025), meski cedera tangannya belum sembuh total.
Alex Marquez di Sachsenring, Jerman. Dia dinyatakan fit untuk balapan Minggu (13/7/2025), meski cedera tangannya belum sembuh total.

Radar Jember Sprint Race MotoGP, Sabtu (19/7/2025) di Brno menjadi mimpi buruk bagi Alex Marquez.

Start yang kacau membuat rider Gresini itu tercecer ke posisi 17.

Jauh dari ekspektasi dan semakin tertinggal dalam perburuan gelar dunia.

Kini, Alex terpaut 95 poin dari sang kakak, Marc Marquez.

Ia mengaku kecewa dan frustrasi dengan performanya pada hari Sabtu lalu.

“Hari ini benar-benar sulit, dimulai sejak sesi kualifikasi,” ujar Alex.

“Lap pertama cukup baik, tapi di lap kedua saya terjebak di tengah kerumunan. Saya tidak mau komentar lebih jauh, tapi jelas kami menyulitkan diri sendiri,” tambahnya.

Ban Belakang Selip dan Tudingan untuk Bagnaia

Menurut Alex, start sprint race-nya diganggu oleh ban belakang yang kehilangan grip secara misterius.

“Begitu lampu padam, ban belakang selip. Kami tidak tahu kenapa. Saya jadi tertinggal di belakang dan harus menyalip dalam kemacetan,” jelasnya.

“Kalau hal seperti ini terjadi pada satu orang, seharusnya bisa terjadi juga pada yang lain, seperti Martin di Qatar dua tahun lalu. Kami harus menyelidikinya,” kata Alex.

Selain soal teknis, Alex juga menyinggung perilaku Pecco Bagnaia di sesi kualifikasi, yang menurutnya menghambat.

“Saya tidak tahu apakah dia sedang bermain-main atau memang itu strateginya. Tapi di akhir sesi, dia dua detik lebih lambat,” sindir Alex.

“Saya tidak minta penalti, tapi itu bukan cara terbaik untuk bermain adil,” ketusnya.

Di tengah balapan, Alex juga sempat bersenggolan dengan Fermin Aldeguer.

Namun, insiden itu diselesaikan secara dewasa.

“Kami saling menyentuh saat saya coba menyalip. Saya sempat ragu, lalu terlambat bereaksi karena ada rider lain di depan. Saya minta maaf ke Fermin, dan dia juga meminta maaf. Dia orang terakhir yang ingin saya perlakukan tidak adil,” katanya.

Menanggapi momen unik ketika sang kakak, Marc Marquez, dibonceng orang tua Bagnaia, Alex memilih tidak ikut ramai.

Baca Juga: Brno Beda Total Jelang MotoGP Ceko! Bagnaia: Berbeda dari yang Saya Ingat!

“Saya tidak butuh skuter, kemarin. Kalau saya terlambat, mungkin akan saya pikirkan, tapi saya tak mau berkomentar lebih jauh. Saya bukan di sini untuk bikin judul berita,” katanya sambil tersenyum.

Sementara itu, ditanya soal performa tim di Brno, Alex menilai grip lintasan cukup aneh dan tidak konsisten.

“Trek ini aneh, grip-nya tidak seperti biasanya. Tapi kami tetap harus bekerja keras dan tidak boleh santai. Fokus ke warm-up dan balapan utama,” pungkasnya.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Pecco Bagnaia #alex marquez #gresini ducati #brno #MotoGP