Radar Jember – Momen tak terduga mewarnai sesi kualifikasi GP Ceko di Brno, Sabtu (19/7), saat Marc Marquez mengalami insiden di lintasan.
Namun, yang mencuri perhatian bukan hanya insiden itu sendiri.
Melainkan siapa yang membantunya kembali ke paddock: orang tua dari rekan setim sekaligus rivalnya di klasemen, Pecco Bagnaia.
Marquez, yang sepanjang akhir pekan tampil impresif hingga menjuarai sprint race, terjatuh di penghujung sesi Q2 ketika berusaha mencatat waktu terbaik.
Baca Juga: Marc Marquez Tak Mau Ngawur di MotoGP Brno: Tapi Kalau Harus Ambil Risiko, Kenapa Tidak?
Jatuhnya pembalap Ducati Lenovo itu membuatnya gagal merebut pole position, yang akhirnya diamankan oleh Bagnaia.
Namun. adegan paling mencolok terjadi setelahnya.
Tanpa kendaraan untuk kembali ke paddock, Marquez justru diantar oleh Pietro dan Stefania Bagnaia, orang tua Pecco, menggunakan skuter pribadi mereka.
Keduanya kebetulan berada dekat lokasi jatuhnya Marquez dan langsung menawarkan bantuan.
Foto dan video Marc Marquez yang duduk di belakang skuter orang tua Bagnaia cepat menyebar di media sosial.
Baca Juga: Brno Beda Total Jelang MotoGP Ceko! Bagnaia: Berbeda dari yang Saya Ingat!
Banyak warganet yang menyoroti momen tersebut sebagai simbol respek dan sportivitas.
Terutama di tengah ketegangan klasemen MotoGP 2025, di mana Marquez sedang unggul jauh dari Bagnaia.
Di balik rivalitas sengit keduanya dalam perebutan gelar juara dunia, insiden ini menunjukkan bahwa suasana di dalam garasi Ducati tetap hangat dan profesional.
Tindakan keluarga Bagnaia tak hanya memperlihatkan nilai-nilai sportif, tetapi juga menyuguhkan sisi manusiawi dari kerasnya dunia balap motor.
Editor : Imron Hidayatullahh