Radar Jember - Francesco Bagnaia tak sabar menyambut kembalinya MotoGP ke Sirkuit Automotodrom Brno, akhir pekan ini.
Bukan hanya karena Brno adalah trek favoritnya, tapi juga karena permukaan aspalnya kini benar-benar baru.
Saking mulus dan cepatnya, Bagnaia mengklaim rekor lap di sana dipangkas hingga empat detik!
"Saya senang, ini trek yang saya suka dan saya tidak sabar untuk memulai," ujar Bagnaia kepada Sky Italia.
"Trek ini luar biasa, dan setelah diaspal ulang, jadi lebih luar biasa lagi. Saya dengar mereka memecahkan rekor lap sampai 4 detik lebih cepat. Ini hampir seperti lintasan yang berbeda dari yang saya ingat," tambahnya, antusias.
Tes pribadi di Brno sebelumnya hanya dihadiri pembalap Yamaha dan Honda, seperti Alex Rins, Miguel Oliveira, Augusto Fernandez, dan Luca Marini.
Marc Marquez, rekan setim Bagnaia di Ducati Lenovo, menyebut peningkatan waktu tidak sampai empat detik, tapi dua detik saja—lebih konservatif.
Brno 2024 Bisa Jadi Harapan Baru GP25
Balapan di Jerman, pekan lalu, menjadi gambaran dua wajah Pecco: kesulitan di sprint race basah, lalu bangkit untuk podium di balapan utama.
Kini, ia berharap permukaan Brno yang baru bisa membantu motor Desmosedici GP25 menemukan grip yang selama ini hilang.
"Yang saya pelajari dari Sachsenring adalah kami harus terus berjuang dan cepat atau lambat, solusinya akan datang," kata Bagnaia.
Terakhir kali Pecco balapan di Brno adalah tahun 2019.
Saat masih rookie dan finis ke-12.
Ia absen pada edisi 2020 karena cedera, dan sejak saat itu, MotoGP tidak kembali ke sana—hingga sekarang.
Misi Menjegal Dominasi Marquez
Marc Marquez datang ke Brno sebagai pemuncak klasemen dengan unggul 147 poin dari Bagnaia, dan rekor delapan kemenangan beruntun.
Namun, Pecco menolak menyerah.
"Kita semua tahu potensi Marc, tapi saya akan tetap masuk trek dengan mentalitas untuk menang," tegasnya.
"Dia sedang tampil luar biasa, nyaris tanpa lawan. Tapi saya yakin potensi untuk melawannya itu ada. Saya tinggal mencari kembali rasa percaya diri di atas motor," ungkapnya.
Apapun hasilnya di Brno nanti, posisi tiga besar klasemen (Marc Marquez, Alex Marquez, Pecco Bagnaia) tidak akan berubah.
Namun, bagi Bagnaia, ini bisa menjadi titik balik—atau justru titik patah harapan.
Editor : Imron Hidayatullahh