Radar Jember - Mantan pembalap MotoGP asal Italia akhirnya angkat suara soal perdebatan abadi: siapa yang terbaik antara Valentino Rossi dan Marc Marquez?
Dalam sebuah wawancara dengan media Italia, ia dengan jujur mengungkap pandangannya soal para rival yang pernah bersaing bersamanya di lintasan—dan pilihannya cukup mengejutkan.
MotoGP era 2000-an hingga pertengahan 2010-an dikenal sebagai masa keemasan.
Saat itu, nama-nama seperti Valentino Rossi, Casey Stoner, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, hingga Andrea Dovizioso menjadi pusat sorotan.
Empat nama pertama bahkan dijuluki "The Four Aliens" karena dominasinya yang luar biasa.
Namun, saat Casey Stoner pensiun di akhir 2012, era itu seolah memasuki masa transisi.
Lalu, datanglah Marc Marquez, yang langsung mengguncang dunia MotoGP dengan merebut gelar juara dunia di musim debutnya tahun 2013—mengalahkan Rossi, Lorenzo, dan Pedrosa.
Di tahun yang sama, Andrea Iannone debut di kelas utama bersama Pramac Ducati.
Berada satu lintasan dengan para legenda tersebut.
Iannone Bicara Blak-blakan: Lorenzo vs Stoner, Pedrosa vs Dovi, dan Rossi vs Marquez
Dalam wawancaranya, Iannone tak ragu membandingkan beberapa nama besar yang pernah jadi rivalnya.
“Menurut saya, Dani Pedrosa lebih cepat dari Andrea Dovizioso. Tapi Pedrosa dan Pecco Bagnaia tak bisa dibandingkan karena berasal dari dua generasi berbeda,” katanya.
“Antara Lorenzo dan Stoner? Saya pilih Lorenzo. Tapi kalau dibandingkan dengan Rossi, saya pilih Rossi,” tambahnya.
“Namun kalau antara Rossi dan Marquez, saya pilih Marquez,” sebutnya tegas.
Pernyataan terakhirnya langsung membakar kembali perdebatan klasik di kalangan fans MotoGP—karena Rossi selama ini dianggap sebagai legenda tak tergantikan.
Comeback Tak Terduga: Kembali ke MotoGP di Tempat yang Sama
Setelah kariernya sempat berhenti karena kasus doping pada 2019–2020, Iannone menjalani masa skorsing selama empat tahun.
Ironisnya, ia kembali ke paddock MotoGP pada GP Malaysia 2024—lokasi balapan terakhirnya sebelum skorsing—sebagai pembalap pengganti Fabio Di Giannantonio di tim VR46 milik Valentino Rossi.
Ia finis ke-17, namun menyebutnya sebagai momen yang sangat emosional.
“Bukan soal hasil, tapi soal bisa kembali ke MotoGP setelah lima tahun. Rasanya seperti pulang,” ungkapnya.
Andrea Iannone menambah bahan bakar untuk debat panjang antara fans Rossi dan Marquez.
Dengan pengalaman langsung berbagi lintasan bersama keduanya, pilihannya terhadap Marquez tentu akan memancing reaksi—terutama dari penggemar fanatik The Doctor.
Editor : Imron Hidayatullahh