Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Petenis Jember Ini Hanya raih satu perunggu, Prestasi Tenis Merosot?

Yulio Faruq Akhmadi • Selasa, 8 Juli 2025 | 20:51 WIB
MEDALI PERUNGGU: Sultan Kafi Delon saat bertanding melawan M Misbah dari Kota Madiun di Porprov Jatim IX, Jumat (4/7) lalu. Delon menyumbang satu-satunya medali untuk cabor tenis lapangan Jember
MEDALI PERUNGGU: Sultan Kafi Delon saat bertanding melawan M Misbah dari Kota Madiun di Porprov Jatim IX, Jumat (4/7) lalu. Delon menyumbang satu-satunya medali untuk cabor tenis lapangan Jember

KOTA MALANG, Radar Jember - Cabor tenis lapangan gagal memenuhi target pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX 2025 yang berakhir Sabtu (5/7) lalu.

Tenis yang menjadi salah satu cabor unggulan hanya mampu menyumbang satu medali perunggu untuk kontingen Jember. Padahal, pada Porprov edisi sebelumnya, tenis meraih satu perak dan tiga perunggu.

Hasil ini menjadi catatan minor tenis Jember. Pasalnya, sebagai cabor unggulan, target utamanya adalah emas.

Oleh karena itu, raihan ini menjadi evaluasi serius bagi Persatuan Lawan Tenis Indonesia (Pelti) Jember.

Pelatih tenis Jember Heri Riyono mengakui hasil perolehan medali untuk tenis Jember jauh dari target.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan perolehan itu menurun drastis. Seperti pemain yang diturunkan bukan grade A hingga kondisi kesehatan atlet.

"Tim ini pincang. Karena sejak awal ada tiga pemain putri yang grade A tidak turun. Sehingga yang dibawa adalah grade B atau pelapisnya," ujarnya.

Heri menerangkan, target awal Jember bisa mencuri medali di nomor double mix dan single putra. Namun, ternyata Jember hanya bisa meraih perunggu di nomor single putra yang dipersembahkan oleh Sultan Kafi Delon.

Delon harus puas meraih perunggu usai dikalahkan M Misbah dari Kota Madiun pada Jumat lalu (4/7).

"Double mix sebenarnya bisa mengambil. Tapi kami betul-betul dikerjai tuan rumah dan wasit. Sehingga tahun ini menurun prestasinya. Terbukti hanya satu perunggu tunggal putra. Karena Delon cedera. Sehingga di akhir kalah dari lawannya," jelasnya.

Sebenarnya, Delon memiliki peluang meraih perak bahkan emas. Namun cedera angkle kaki kanannya kambuh.

Dirinya mendapatkan cedera itu saat bertanding di perempat final.

"Kondisi itu mengganggu Delon. Sempat mendapatkan perawatan medis. Tetapi saat skor 4-4, cederanya semakin terasa. Delon kalah dengan skor 8-6," jelasnya.

Hasil ini menjadi catatan bagi tenis Jember. Oleh karena itu, lanjut Heri, pihaknya bakal melakukan evaluasi serius.

"Tapi nanti setelah Pomnas. Karena beberapa atlet ini juga akan mewakili kampus mereka di tingkat nasional," pungkasnya.(yul/kin/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #madiun #Porprov