Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Fakta Unik Padel, Olahraga Populer Mirip Tenis yang Digandrungi Para Pesohor Tanah Air

Imron Hidayatullahh • Kamis, 19 Juni 2025 | 14:15 WIB

Selain populer, olahraga padel terbilang unik, mirip gabungan antara tenis dan squash. (Freepik)
Selain populer, olahraga padel terbilang unik, mirip gabungan antara tenis dan squash. (Freepik)

Radar Jember - Padel adalah olah olahraga yang tengah populer, termasuk di tamah air.

Semakin populernya olahraga ini juga dipengaruhi oleh para pesohor yang ramai-ramai memainkan olahraga ini.

Padel tergolong olahraga baru yang mirip gabungan antara tenis dan squash.

Keunikan padel juga terletak pada raketnya yang tidak menggunakan senar.

melainkan terbuat dari bahan padat seperti busa.

Ditemukan secara Tak Sengaja di Meksiko

Siapa sangka olahraga padel yang kini digemari jutaan orang di seluruh dunia ternyata berasal dari Meksiko?

Tepatnya pada tahun 1962, di Puerto de Acapulco, seorang pengusaha kaya bernama Enrique Corcuera menciptakan versi mini dari lapangan tenis karena keterbatasan lahan.

Ia membangun lapangan berukuran 20x10 meter di halaman rumahnya.

Namun, permainan sering terganggu karena bola kerap tersesat ke rumah tetangga atau masuk ke semak-semak.

Solusinya, Corcuera membangun tembok setinggi 3 meter di sekeliling lapangan.

Inilah cikal bakal lapangan padel pertama dalam sejarah.

Baca Juga: Bang Jay Laris Manis di Mata Klub Seri A, Sosok Penting Ini Sarankan Jay Idzes Pergi ke Klub Legendaris Ini

Dari Meksiko ke Eropa

Teman Corcuera asal Spanyol, Alfonso dari Hohenlohe-Langenburg, mencoba permainan itu saat berkunjung ke rumah Corcuera.

Ia langsung jatuh cinta dan membangun dua lapangan padel di Marbella Club Hotel pada tahun 1970.

Uniknya, lapangan ini menggunakan pagar kawat di samping, bukan tembok seperti versi aslinya.

Dari Spanyol, olahraga ini menyebar ke Argentina.

Seorang anggota klub tenis Marbella asal Argentina bernama Julio Menditeguy membawa padel ke negaranya pada 1975.

Pada masa awalnya, raket padel terbuat dari kayu.

Karena lapangannya kecil, kekuatan pukulan tidak terlalu dibutuhkan.

Justru, pantulan bola dari dinding menjadi daya tarik tersendiri dan menciptakan dinamika permainan yang unik.

Sayangnya, lapangan padel pertama milik Corcuera kini tinggal sejarah.

Baca Juga: Begini Komentar Simone Inzaghi Usai Keluar dari Inter Milan, di Milan Dirinya Merasa Tak Ada Tantangan Lagi?

Setelah Corcuera wafat pada 1999, sang istri menjual rumah tersebut.

Pemilik baru mengubah lapangan bersejarah itu menjadi kolam renang.

Lebih Populer dari Tenis di Spanyol

Padel kini menjadi salah satu olahraga dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Menurut Federasi Padel Internasional (FIP), ada sekitar 25 juta orang yang aktif bermain padel di lebih dari 90 negara.

Di Spanyol, jumlah lapangan padel bahkan melebihi tenis, dengan lebih dari 20.000 lapangan yang beroperasi.

Lonjakan peminat juga terjadi di Swedia, Italia, dan Inggris berkat pembangunan lapangan yang masif.

Hanya untuk Permainan Ganda

Padel hampir selalu dimainkan dalam format ganda.

Artinya, setiap game dimainkan empat orang.

Ukuran lapangan yang kecil dan kecepatan permainan membuat permainan tunggal terasa tidak praktis.

Berbeda dengan tenis, hampir semua lapangan padel dirancang khusus untuk permainan ganda.

Raket Tanpa Senar

Raket padel pun berbeda, tidak memiliki senar.

Raket ini memiliki pegangan pendek, inti dari busa, dan permukaan dari fiberglass, karbon, atau graphene.

Ciri khas ini berasal dari raket kayu awal buatan Corcuera yang digunakan agar bola tidak terlalu melayang dan permainan tetap terkendali.

Cara Servis yang Unik

Satu hal lagi yang unik: servis dalam padel dilakukan secara underhand alias pukulan bawah dari setinggi pinggang.

Meski terlihat sederhana, servis ini justru memberi kontrol penuh pada pemain untuk mengatur kecepatan, arah, dan efek bola.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#meksiko #Raket #Tenis #spanyol #Olahraga #squash #padel