Radar Jember – Olahraga layang gantung atau gantole memang tidak begitu familier seperti sepak bola.
Walau begitu, olahraga dirgantara tersebut kerap kali disandingkan dengan sport tourism.
Oleh karena itu, pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 tersebut akan ada simulator gantole yang bisa dicoba oleh penonton.
Ketua Cabor Gantole Nawawi mengatakan, gelaran Porprov Jatim tahun ini merupakan peluang besar untuk mengenalkan olahraga gantole kepada para pemuda Jember.
Sebab, peminat olahraga dirgantara yang dibawah naungan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) ini menurun.
“Masih jarang ada yang tahu bahwa di Jember ada olahraga gantole. Di beberapa daerah olahraga gantole ini kerap disandingkan dengan wisata,” terangnya.
Dalam pertandingan gantole Porprov di Bandara Notohadinegoro tersebut, pihak FASI Jatim juga akan mendatangkan simulator gantole.
“Jadi, simulator gantole ini dari provinsi, yang bisa dicoba para penonton,” paparnya.
Nawawi juga menerangkan, Jember memiliki fasilitas yang cukup mumpuni untuk menyelenggarakan kegiatan olahraga gantole yang aman dan sesuai SOP.
Itulah salah satu alasan mengapa Jember dipilih menjadi tuan rumah untuk pertandingan gantole di Porprov Jatim 2025 yang digelar akhir Juni ini.
“Di Indonesia yang peralatan gantolenya lengkap, itu ada di Jatim, Jabar, dan Jakarta. Nah, peralatan gantole Jatim sering dibawa ke Jember,” paparnya.
Bahkan, Jember juga bukan pertama kalinya menggelar olahraga layang gantung.
Beberapa event juga digelar di Bandara Notohadinegoro.
Bahkan, TC atlet gantole PON Jatim juga dipusatkan di Jember.
Diketahui, pada gelaran Porprov Jatim 2025 ini tiga daerah yang menjadi tuan rumah.
Yaitu Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang.
Sementara, khusus laga gantole digelar di luar tiga kota tersebut, tepatnya di Bandara Notohadinegoro Jember.
Sementara, Jember juga menyiapkan dua atlet gantole yang turun di Porprov Jatim 20225. (yul/c2/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh