Radar Jember – Turnamen bola voli paling bergengsi di Indonesia, PLN Mobile Proliga 2025, resmi berakhir di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada hari Minggu, 11 Mei 2025.
Kompetisi yang digelar sepanjang musim ini tidak hanya menyajikan persaingan sengit antar tim, tetapi juga menjadi panggung kemunculan bintang-bintang muda lokal yang tampil memukau.
Jakarta Pertamina Enduro berhasil keluar sebagai juara di sektor putri setelah menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor meyakinkan 3-0.
Kemenangan ini mengantarkan mereka meraih gelar ketiga setelah sebelumnya menjadi juara pada tahun 2014 dan 2018.
Sementara itu, di sektor putra, Jakarta Bhayangkara Presisi sukses mempertahankan gelar usai mengalahkan Jakarta LavAni Livin’ Transmedia dalam pertandingan lima set yang berlangsung dramatis.
Gelar ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Bhayangkara sejak menjuarai Proliga 2024.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, menyoroti pentingnya Proliga dalam memunculkan atlet muda potensial.
Menurutnya, para pemain lokal yang bersinar musim ini layak mendapatkan kesempatan masuk pemusatan latihan nasional untuk memperkuat tim Merah Putih.
Apresiasi juga datang dari Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, yang menyampaikan bahwa gelaran tahun ini membuktikan pentingnya pembinaan dan keterlibatan pemain lokal dalam skema kompetisi nasional.
Ia menyebut banyak pemain muda tampil menonjol dan mampu bersaing dengan pemain asing.
PLN Mobile Proliga 2025 diikuti oleh lima tim putra dan tujuh tim putri dari berbagai daerah.
Dengan berakhirnya musim tahun ini, Proliga kembali menegaskan posisinya sebagai barometer tertinggi bola voli Tanah Air dan menjadi panggung lahirnya generasi baru atlet nasional.
Peringkat Akhir PLN Mobile Proliga 2025
Putra:
- Jakarta Bhayangkara Presisi
- Jakarta LavAni Livin’ Transmedia
- Surabaya Samator
- Palembang Bank Sumsel Babel
Putri:
- Jakarta Pertamina Enduro
- Jakarta Popsivo Polwan
- Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia
- Jakarta Electric PLN
Penulis: Shafa Azzahra
Editor : M. Ainul Budi