Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Isu Konspirasi Gagalkan Megawati ke Final Four Proliga 2025 Mencuat, Tissya Amallya Beri Klarifikasi Tegas

M. Ainul Budi • Selasa, 6 Mei 2025 | 04:45 WIB
Megawati hangestri bersama tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (Instagram @petrovoli_)
Megawati hangestri bersama tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (Instagram @petrovoli_)

Radar Jember – Kabar soal dugaan konspirasi kembali mencuat usai Megawati Hangestri dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI) gagal melangkah ke grand final Proliga 2025.

Isu ini muncul setelah pertandingan terakhir final four memperlihatkan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) kalah telak 0-3 dari Jakarta Popsivo Polwan (JPP) di GOR Sritex Arena, Solo, Minggu (4/5/2025).

Padahal laga tersebut menjadi penentu nasib Gresik Petrokimia.

Jika Pertamina menang, Megawati dan tim masih punya peluang ke final.

Tapi kekalahan itu justru memastikan Popsivo yang lolos, dan peluang GPPI tertutup.

Kekalahan mengejutkan ini memunculkan dugaan adanya "permainan" di balik layar, apalagi ini kali pertama Pertamina Enduro ditaklukkan Popsivo Polwan.

Banyak yang menilai bahwa Pertamina sengaja mengalah, mengingat mereka sudah lebih dulu mengantongi tiket final.

Kekalahan dari Popsivo disebut-sebut disengaja untuk menyingkirkan Megawati cs dari perebutan gelar.

Namun, tudingan tersebut langsung ditepis oleh kapten sekaligus setter andalan Pertamina Enduro, Tissya Amallya Putri.

Atlet yang juga bagian dari skuad timnas ini menegaskan bahwa tak ada upaya timnya untuk sengaja mengalah.

“Pasti banyak yang mikir kami sengaja kalah. Tapi kenyataannya enggak begitu. Setiap tim pasti punya strateginya masing-masing, dan ini memang strategi kami,” ujar Tissya.

Ia juga meminta para penggemar voli untuk tidak terburu-buru menyimpulkan tanpa memahami kondisi tim.

“Setop nge-judge tim kami. Kalah bukan berarti kami ngalah. Ini memang murni keputusan strategi dan kondisi tim,” tegasnya.

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, juga ikut angkat bicara.

Menurutnya, faktor kelelahan jadi alasan utama kekalahan dari Popsivo.

“Kami benar-benar kehabisan tenaga. Enggak punya banyak pilihan,” ungkap Bulent.

Padahal sebelumnya, Pertamina Enduro tampil luar biasa saat mengalahkan Gresik Petrokimia 3-2.

 Meski sempat tertinggal dua set, mereka berhasil bangkit dan menang  yang membuat mereka mengunci satu tempat di babak grand final.

Kini, laga grand final akan mempertemukan Jakarta Pertamina Enduro dan Jakarta Popsivo Polwan.

Sementara Megawati Hangestri dan rekan-rekannya dari GPPI harus merelakan mimpinya pupus di fase akhir.

Penulis : Ning Nabila Zuhro

Editor : M. Ainul Budi
#Megawati Hangestri #Final Four Proliga 2025 #gresik petrokimia