Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sediakan Ruang bagi Petenis Veteran Jember Berkompetisi dalam Bupati Cup Tenis Three on Three Ketiga

Imron Hidayatullahh • Sabtu, 3 Mei 2025 | 14:05 WIB
TETAP BUGAR: Petenis veteran berlatih di Lapangan Tenis Unej. Pada 23 Mei nanti ada kompetisi tenis three on three yang digelar Baveti Jember. (YULIO FA/RADAR JEMBER)
TETAP BUGAR: Petenis veteran berlatih di Lapangan Tenis Unej. Pada 23 Mei nanti ada kompetisi tenis three on three yang digelar Baveti Jember. (YULIO FA/RADAR JEMBER)

SUMBERSARI, Radar Jember – Pertandingan three on three atau tiga lawan tiga tak hanya ada di dunia olahraga basket.

Olahraga tenis pun memilikinya.

Namun, laga tenis lapangan tersebut diperuntukkan bagi petenis usia senja.

Ketua Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti) Jember Soetriono menjelaskan, kompetisi tenis veteran bertajuk Bupati Cup Tenis three on three ini merupakan kali ketiga diselenggarakan di Jember.

Jumlah peminatnya setiap tahun terus meningkat.

“Sudah rame yang daftar. Ada dari Kediri, Jogja, Semarang, dan kabupaten sekitar Jember,” terangnya.

Menurut pria yang juga merupakan dosen Fakultas Pertanian Unej itu, kompetisi ini tak sekadar menjadi ajang perebutan prestasi.

Melainkan juga menjadi sarana agar para petenis veteran yang telah berusia senja bisa tetap bugar.

“Aji Santoso, mantan pemain Persebaya, mantan pemain Timnas, juga menjadi pelatih sepak bola, dulu juga ikut kompetisi tenis veteran ini,” ungkapnya.

Soetriono mengatakan, kompetisi ini juga merupakan bagian dari sport tourism di Kabupaten Jember.

Sebab, menurutnya, para peserta tidak akan datang sendirian. Melainkan akan membawa keluarganya masing-masing.

Hal ini diharapkan mampu memutar perekonomian di Jember.

“Di usianya yang sudah tidak lagi muda, mereka tidak akan datang hanya untuk bertanding. Pasti banyak yang juga ingin berwisata,” imbuh guru besar pertanian Unej itu.

 Pihaknya menjelaskan teknis kompetisi, batas minimal usia peserta adalah 35 tahun, dan tidak ada batasan maksimal usia.

“Biasanya satu tim dua orang. Nah, ini tiga. Yang paling sepuh bisa ditempatkan di depan, sehingga bebas bisa menggunakan teknik apa saja dan tidak terlalu capek,” jelas pria yang sebelumnya menjabat sebagai Dekan Faperta Unej itu. (yul/c2/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Baveti #Jember #Tenis #veteran