Radar Jember – Megawati Hangestri Pertiwi, pevoli andalan Indonesia, belum melakukan debutnya bersama Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI) dalam babak Final Four Proliga 2025.
Pelatih GPPI, Jeff Jiang, mengungkapkan bahwa kondisi Megawati belum memungkinkan untuk bermain, meskipun tim sangat mengharapkan kehadirannya di lapangan.
"Saya berharap, Megawati bisa bermain pekan depan (seri Solo)," ujar Jiang Jie.
Absennya Megawati menjadi sorotan, terutama setelah GPPI mengalami kekalahan 1-3 dari Jakarta Popsivo Polwan pada Sabtu, 26 April 2025.
Keputusan Megawati untuk bergabung dengan GPPI diambil setelah ia mengakhiri kontraknya dengan klub Red Sparks di Korea Selatan.
Megawati memilih kembali ke tanah air bukan hanya untuk melanjutkan kariernya, tetapi juga untuk lebih dekat dengan sang ibunda yang tinggal di Jember, Jawa Timur.
Manajer GPPI, Nanda Kiswanto, memastikan bahwa Megawati sudah didaftarkan secara resmi sebagai pemain GPPI untuk Proliga 2025 dan mendapatkan penanganan khusus terkait cedera yang sedang dialaminya. Setelah tiba di Indonesia, Megawati langsung menjalani pemeriksaan MRI di rumah sakit terbaik di Surabaya untuk memastikan proses pemulihannya berjalan optimal.
Kehadiran Megawati di GPPI juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Menpora Dito Ariotedjo yang menyebut kepulangan Megawati sebagai inspirasi bagi atlet muda Indonesia.
Dengan semangat baru dan dukungan penuh dari klub, Megawati siap membawa kejayaan bagi Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dan voli nasional.
Penulis: Cintya Diyanti Utomo
Editor : M. Ainul Budi