radar jember - Bek naturalisasi Timnas Indonesia, Mees Hilgers, menjadi sorotan setelah dirinya mengalami cedera saat laga melawan Australia.
Cedera tersebut membuat Hilgers harus absen dalam pertandingan melawan Bahrain, yang memicu berbagai spekulasi, termasuk tudingan bahwa ia sengaja pura-pura cedera agar tidak bermain.
Pernyataan kontroversial datang dari anggota DPR RI, Andre Rosiade, yang menuding bahwa Hilgers tidak memiliki komitmen penuh untuk Timnas Indonesia.
Andre Rosiade, yang juga merupakan ayah dari Azizah Salsha, istri Pratama Arhan, melontarkan pernyataan yang memicu perdebatan.
"Ini bukti Indonesia tidak butuh pemain yang pura-pura cedera, padahal hasil MRI-nya menyatakan tidak ada cedera. Yang gak percaya silahkan cek ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur," ujar Andre.
“Tidak boleh ada pemain yang merasa lebih besar dari Timnas,” pungkasnya.
Tuduhan ini sontak memicu reaksi di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Sebagian mendukung pendapat Andre, sementara yang lain menilai pernyataan tersebut terlalu berlebihan dan tanpa dasar yang kuat.
Di tengah ramainya tudingan terhadap Mees Hilgers, dokter sekaligus influencer, Tirta Mandira Hudhi, turut angkat bicara. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut sangat tidak berdasar dan bisa merusak moral pemain.
“Perkatan ga perlu. Kita cek tadi banyak pemain Timnas yang juga kram. Harus diakui, cuaca Jakarta itu lagi lembab-lembabnya, gampang dehidrasi,” kata DokterTirta.
Tirta juga menambahkan bahwa pemain yang mengalami cedera membutuhkan dukungan, bukan justru hujatan. Ia mengajak masyarakat untuk lebih memahami kondisi para atlet yang sering menghadapi tekanan besar saat membela negara.
Hingga saat ini, pihak PSSI maupun pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi ini. Namun, di kalangan internal Timnas, diyakini bahwa Mees Hilgers memang mengalami cedera serius yang membuatnya tidak bisa bermain dalam laga melawan Bahrain.
Dengan polemik yang terus berkembang, banyak pihak berharap agar perdebatan ini tidak semakin melebar dan berdampak negatif pada Timnas Indonesia. Apapun kondisinya, pemain yang membela Garuda harus mendapatkan dukungan penuh, baik dari masyarakat maupun pejabat yang berkomentar di ruang publik.
Editor : M. Ainul Budi