Radar Jember – Liga Voli Korea musim ini menutup babak regulernya dengan kejutan besar.
Spiker asal Kuba, Gyselle Silva, sukses meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) pada putaran keenam, mengakhiri dominasi Megawati Hangestri Pertiwi dan Kim Yeon-koung dalam perebutan gelar individu tersebut.
Gyselle Silva, yang memperkuat Gwangju AI Peppers, tampil luar biasa di putaran terakhir dengan mencetak lebih dari 1.000 poin sepanjang musim.
Raihan ini membuatnya menjadi pemain terbaik di putaran keenam, mengungguli Megawati dan Kim Yeon-koung, yang sebelumnya bergantian mendominasi dalam perolehan gelar MVP.
Sebelumnya, Megawati Hangestri yang bermain untuk Daejeon JungKwanJang Red Sparks beberapa kali menyabet gelar MVP berkat performa luar biasa sebagai opposite hitter.
Begitu pula dengan Kim Yeon-koung, ikon voli Korea Selatan yang menjadi andalan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.
Namun, di putaran terakhir ini, Gyselle Silva berhasil mengungguli keduanya dan menjadi pusat perhatian.
Keberhasilan Gyselle Silva meraih MVP menandakan semakin ketatnya persaingan di Liga Voli Korea.
Gelar ini juga menjadi bukti bahwa dominasi dua pemain sebelumnya mulai terpatahkan, membuka peluang bagi bintang-bintang baru untuk bersinar di musim mendatang.
Dengan selesainya babak reguler, perhatian kini tertuju pada babak playoff yang akan segera berlangsung.
Akankah Megawati dan Kim Yeon-koung kembali menunjukkan keunggulan mereka, atau justru Gyselle Silva akan melanjutkan momentumnya di fase selanjutnya? Penggemar voli menanti aksi-aksi terbaik dari para bintang di Liga Voli Korea musim ini.
Penulis : Shafa Azzahra
Redaktur : Budi
Editor : M. Ainul Budi