radar jember - Tijjani Reijnders mencetak gol penentu AC Milan ke gawang Como pada laga lanjutan seri a dini hari tadi.
Skor 2-1 membuat Milan berhasil come back di laga itu. Pemain keturunan Belanda Indonesia ini menegaskan perlunya peningkatan dalam permainan tim, terutama terkait kebiasaan mereka yang lambat memulai pertandingan.
Setelah pertandingan, Reijnders berbicara kepada DAZN, dengan MilanNews mencatat komentarnya. Berikut adalah beberapa poin penting dari wawancaranya:
Reijnders mencatatkan gol ke-13 musim ini, sebuah pencapaian luar biasa untuk seorang gelandang. Namun, ia tetap merendah dan menekankan pentingnya kontribusi untuk tim.
“Saya selalu berusaha sebaik mungkin untuk menjadi penting dengan gol dan assist, kami harus menjadi lebih baik. Kami melakukan pekerjaan dengan baik hari ini dan sekarang dapat kembali bermain setelah jeda untuk tugas internasional.”
Kemenangan ini membawa Milan lebih dekat ke target mereka untuk mengamankan posisi di kompetisi Eropa musim depan.
Namun, seperti yang disampaikan Reijnders, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan oleh tim asuhan Sergio Conceicao untuk memperbaiki konsistensi permainan mereka.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan penggemar, yang sering datang terlambat ke stadion.
Sebab fans garis keras Milan atau yang akrab disapa Curva Sud Milan, beberapa laga terakhir membuat sikap boikot atas kinerja buruk tim dan manejemen.
Bahkan di laga kandang San Siro, curva sud sengaja datang terlambat.
Selain itu di laga away, curva sud tanpa ekspresi gembira ketika skuad Milan mencetak gol.
“Sulit juga ketika para penggemar datang terlambat, tetapi kami membutuhkan dukungan mereka, Anda dapat melihat ketika mereka datang, itu memberi kami banyak energi di stadion dan itu juga memberi kami energi.”
Editor : M. Ainul Budi