Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Baveti Jember Gelar Kompetisi Tenis Veteran Three on Three di Lapangan Universitas Jember, Tetap Lincah di Usia Yang Tak Lagi Muda

Radar Digital • Kamis, 27 Februari 2025 | 14:45 WIB

 

TAMPIL BUGAR: Di usia yang tak lagi muda Atlet Tenis Veteran, Kwang Kwang tampil lincah dalam kompetisi tenis three on three di lapangan tenis Universitas Jember, Selasa malam (26/2).
TAMPIL BUGAR: Di usia yang tak lagi muda Atlet Tenis Veteran, Kwang Kwang tampil lincah dalam kompetisi tenis three on three di lapangan tenis Universitas Jember, Selasa malam (26/2).

SUMBERSARI, Radar Jember - Wajah sumringah terpancar dari puluhan bapak-bapak yang tengah bertanding dalam ajang kompetisi tenis veteran three on three, Selasa (26/2).

Lebih dari sekedar kompetisi, ajang ini menjadi sarana menjaga kebugaran dan mempererat persahabatan antar petenis veteran di Kabupaten Jember.

Penyelenggara kompetisi, Soetriono menyebut, terdapat tiga kategori dalam kompetisi yang berlangsung di Universitas Jember itu, diantaranya adalah usia 35, 50, dan 55 tahun. Dimana pada setiap tim berisi tiga pemain dari masing-masing kategori.

Dikatakan,, pertandingan ini bertujuan agar para pegiat tenis veteran tetap aktif dan menjalin silaturahmi.

Di bawah naungan Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti) dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi), format Three on Three dipilih agar permainan lebih ringan. Setiap lapangan diisi enam pemain, dengan aturan yang membatasi pukulan pemain belakang hanya boleh dalam bentuk stroke demi keamanan.

“Kalau semua pemain bebas maju ke depan, risikonya lebih tinggi. Jadi aturannya satu di depan dua di belakang, sehingga permainan lebih aman, potensi bola mengenai badan maupun kepala dapat diminimalisir” ujar pria yang akrab disapa Prof Tri itu.

Dalam sela-sela pertandingan, Prof Tri menyebutkan, Baveti Jember yang baru dilantik Desember lalu menggelar kejuaraan ini sebagai wadah berkumpul dan menjaga kesehatan bagi pemain tenis veteran berusia 35 hingga 65 tahun.

“Ini kedua kalinya kami menyelenggarakan kompetisi ini, kalau edisi pertama itu pada 2021,” terang pria yang juga merupakan dosen Faperta Unej itu.

Lebih lanjut, Prof Tri menjelaskan, Format Three on Three juga mulai menarik perhatian di tingkat nasional dan internasional.

Dikatakan, International Tennis Federation (ITF) berencana menggelar kompetisi serupa di Surabaya dalam waktu dekat.

“Nah jadi selain menjadi tenis happy, ini juga menjadi persiapan bagi yang mau ikut kompetisi internasional yang akan digelar ITF,” jelasnya.

Menurut Prof Tri, antusiasme terhadap ajang ini cukup tinggi, terbukti dari adanya 12 tim yang turut berpartisipasi pada ajang ini.

Bagi mereka kompetisi tersebut tak sekedar mengejar kemenangan, namun lebih dari itu.

Yaitu untuk menghidupkan pola hidup sehat dan semangat untuk tetap aktif.

“Banyak yang minta digelar di malam hari, karena sebagian dari mereka siangnya masih bekerja. Jadi waktunya kami sesuaikan,” tutupnya.(yul)

Editor : M. Ainul Budi
#Baveti #Jember #Tenis