radar jember - Nama Eko Setiawan kembali membuat gempar jagat sosial media.
Exco PSSI sekaligus CEO Persibo Bojonegoro ini kembali disebut-sebut oleh banyak warganet di sejumlah platform medsos.
Usai gol goib pemain Persibo Bojonegoro di menit ke-97 ketika melawan Deltras FC, kemarin (11/1/2025) di Gelora Delta Sidoarjo.
Pertandingan terakhir grup timur Liga 2 antara Deltras FC melawan Persibo Bojonegoro, Sabtu (11/1/2025) di Stadion Gelora Delta berujung pada kericuhan.
Wasit tengah Idfi Akbar Patha Saduan memberikan keputusan-keputusan yang dianggap berat sebelah ke tim Persibo Bojonegoro. Beberapa keputusan kontroversialnya pun sudah jauh dari kata-kata fair play pada Law Of The Game (LOTG).
Seperti gol kedua Deltras di babak pertama yang dianulir. Padahal di rekaman pertandingan maupun rekaman dari vidio, bola sudah jelas melewati garis gawang.
Meski begitu, wasit Idfi pun tak menggubris bola yang sudah lewat garis gawang.
Setelah itu, keputusan puncaknya pada akhir pertandingan babak kedua. Gol Persibo di menit ke-90+7 menjadi keputusan kontroversial yang besar.
Nama Eko pun mulai disebut-sebut di berbagai kolom komentar. Usut punya usut, nama Eko Setiawan juga pernah viral di Liga 3 musim lalu.
Babak 16 besar nasional Liga 3 2023-2024 berlangsung (21/5/2024) lalu jadi ramai diperbincangkan warganet.
Berita lama kembali muncul terkait salah satu Exco PSSI, Eko Setyawan, yang diduga mengelola tiga klub sekaligus, Adhyaksa Farmel FC, Persikota Tangerang, dan Persibo Bojonegoro.
Tiga klub yang dimaksud juga lolos ke babak 16 besar Liga 3 musim kemarin dan buktinya mereka berhasil untuk lolos ke Liga 2.
Tahun lalu, di tengah segala spekulasi, Eko Setiawan menegaskan bahwa secara formal dirinya hanya menjadi pemilik resmi dari Adhyaksa Farmel FC dan Farmel Isvil Football Academy.
Sedangkan, ia hanya "memberi dukungan dan nasihat" ke Persibo sebagai ikatan emosianal kota kelahiran dan tempat di mana ia dibesarkan.
Terkait Persikota Tangerang, Eko juga hanya menyatakan dirinya hanya memberi "dukungan" sama karena kini ia berdomisili di Tangerang dan memiliki usaha di kota yang terletak di Banten itu.
"Apa salahnya jika hanya memberikan masukan, nasihat, dan dukungan untuk kemajuan sepak bola di daerah saya lahir dan kini saya tinggal Kota Tangerang," ujar Eko Setyawan.
"Sebagai Exco PSSI, sangat wajar jika saya kemudian dimintai pendapat, masukan, karena saya dianggap mengerti tentang sepak bola," imbuhnya.
Ia berharap pecinta sepak bola Indonesia tidak meragukan pernyataannya. Sebab dalam kenotariatan klub ia hanya memiliki Adhyaksa Farmel FC.
Tetapi kini, nama Eko kembali muncul. Banyak warganet yang mengaitkan nama Eko sebagai exco PSSI dugaannya ada keterlibatan dibalik gol goib Persibo di akhir laga tersebut.
Meski begitu, hingga saat ini Eko belum memberikan klarifikasi resmi. Maupun pihak manajemen official Persibo juga belum memposting hasil pertandingan kemarin.
Editor : Radar Digital