Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

POTENSIAL! Pebulutangkis Asli Jember Ini Sekarang Jadi Ganda Putri Terbaik Indonesia, Dapat Pujian Dari Greysia Polli

Radar Digital • Senin, 14 Oktober 2024 | 23:20 WIB

 

Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi kala berlaga. (Foto: PBSI)
Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi kala berlaga. (Foto: PBSI)

Radar Jember – Ganda Putri Terbaik Indonesia di cabor bulu tangkis tidak lagi diduduki oleh Apriyani Yahayu/ Siti Fadia Silva Ramadhanti. Posisinya digeser oleh Febriana Dwipuji/ Amalia Cahaya Pratiwi.

Febriana Dwipuji sendiri pebulutangkis asli Kabupaten Jember. Kini bersama Amalia Cahaya, dirinya menjadi ganda putri yang patut diperhitungkan.

Tanggapan legenda bulu tangkis Indonesia, Greysia Polli justru senang mendapat kabar tersebut. pasangan yang akrab disapa Ana/Tiwi itu sukses menggeser Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva sebagai ganda putri nomor satu di Indonesia.

Peringkat ini didasarkan pada ranking dunia BWF yang diupdate setiap minggu.

Mulai 17 September 2024, Ana/Tiwi berada di posisi lebih tinggi dari Apriyani/Fadia. Selain itu mereka juga menjuarai Australia Open dan Taipei Open di tahun ini.

Sementara, Apriyani/Fadia tidak pernah mengikuti turnamen lagi sejak tampil terkhir kali di Olimpiade Paris 2024 lalu. Hal ini menjadi faktor yang membuat ranking mereka turun drastis.

Daftar ranking BWF pertanggal 8 Oktober 2024, Ana/Tiwi menduduki posisi 12, sementara Apriyanti/Fadia menduduki posisi 13.

Meksi demikian, hal ini disambut baik oleh Greysia Polli. Itu menurutnya adalah pencapaian positif, karena Indonesia kedepannya tidak hanya mengandalkan satu pasangan saja.

“Ini persaingan yang sangat sehat menurut saya. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya kalau kita tidak boleh bertumpu pada satu pasangan saja,” ujar Greysia pada media saat di Jakarta.

“Harus ada layer-layernya, yang di mana junior-junior pun ada percepatan (ke turnamen dan naik kelas). Jadi ketika kita masuk ke pertandingan, jika ada wakil Indonesia yang kalah, kita masih punya wakil lainnya,” tambah Greysia.

“Seperti (tim) Jepang, Korea, dan China. Jadi bisa bergantian juara. Ini suatu hasil persaingan yang sehat,” lanjutnya.

Sementara itu, Apriyani/ Fadia tidak akn bermain dalam beberapa pertandingan ke depan. Kabarnya Fadia akan mendapatkan partner baru yang sudah didaftarkan empat turnamen bersama Lanny Trua Mayasari.

(ving)

Editor : Radar Digital
#Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi #Jember #febriana dwipuji kusuma