Radar Jember - Mulai penyisihan grup hingga semifinal tim sepak bola Jawa Timur telah menorehkan sembilan gol. Wigi Pratama sebagai pencetak enam gol dari keseluruhan. Terakhir, Wigi juga mencetak gol kemenangan Jatim kontra tuan rumah Aceh, kemarin (16/9).
Pelatih tim sepak bola PON Jatim, Fakhri Husaini menilai kalau Wigi jadi salah satu pemain potensial di kontingen sepak bola Jatim.
Namun, dia bukan satu-satunya. “Ada Wigi ada Dwi, kami punya pemain cukup baik, di belakang juga solid, tiga pemain belakang kami juga bekerja cukup keras,” ujar Fakhri.
Nah, lebih lanjut harapan Fakhri para pemain potensial ini bisa lebih dipantau, baik dari klub dan utamanya PSSI.
Event PON XXI Aceh-Sumut 2024 merupakan salah satu sarana yang bagus untuk mencari pemain-pemain berbakat yang ada di seluruh pelosok negeri.
“ini kesempatan untuk PSSI, paling tidak bisa menghidupkan pemandu bakat untuk memonitor bahwa sumber pemain di Indonesia tersebar di berbagai provinsi,” kata Fakhri.
“Tinggal mau atau nggak melihat itu, ada nggak talent scouting yang datang kesini melihat pemain potensial itu,” tambah Fakhri sambil bertanya-tanya.
Di laga final melawan Jabar Fakhri menginginkan para pemainnya tidak terbebani untuk menghadapi tantangan seberat apapun.
Target dari tim sepak bola Jatim bisa mengulang lagi torehan emas pada PON 2008 di Kalimantan Timur.
“Saya kira kami sudah sepakat kami harus menikmati semua laga, tidak ada satu laga pun akan jadi beban juara,” kata Fakhri. “Kalau pun ada beban justru jadi tonggak buat kami untuk mewujudkan juara PON kembali setelah tahun 2008 di Kalimantan Timur,” pungkasnya.
Editor : Radar Digital